Konten dari Pengguna

Berkunjung ke Museum bersejarah Mandala Wangsit Siliwangi, Kota Bandung

Samuel Joseph Susetio
Samuel Joseph Susetio. kelahiran Bandung, 14 Agustus 2008 Siswa SMA Trinitas Bandung Hobby Renang
8 Desember 2025 15:04 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Berkunjung ke Museum bersejarah Mandala Wangsit Siliwangi, Kota Bandung
Berlokasi di sebuah bangunan kolonial di Jalan Lembong, museum yang awalnya sebagai markas militer Belanda sebelum menjadi ruang edukasi sejarah.
Samuel Joseph Susetio
Tulisan dari Samuel Joseph Susetio tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ruang Bagian depan Museum
zoom-in-whitePerbesar
Ruang Bagian depan Museum
ADVERTISEMENT
Berkunjung dan mengenal salah satu peninggalan sejarah Indonesia mengenai pemberontakan dan perlawanan yang di lakukan di Indonesia terutama di Bandung. Berlokasi di sebuah bangunan kolonial di Jalan Lembong, museum yang awalnya sebagai markas militer Belanda sebelum menjadi ruang edukasi sejarah. Nama "Mandala Wangsid" berarti pesan atau amanat perjuangan yang diwariskan kepada generasi penerus.
Tampak dari jalanan - Museum Mandala Wangsit Siliwangi
zoom-in-whitePerbesar
Tampak dari jalanan - Museum Mandala Wangsit Siliwangi
Di dalam museum, pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi menarik seperti senjata, seragam pejuang, dokumen, foto-foto bersejarah, hingga sekilas cerita mengenai perjuangan. Setiap koleksi memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana Divisi Siliwangi berperan penting dalam mempertahankan Indonesia, dan keterlibatannya dalam peristiwa besar di Jawa Barat.
Meriam PSP
Museum ini cocok menjadi salah satu destinasi wisata sebagai sarana pembelajaran sejarah secara nyata dan visual. Selain tempatnya yang mudah dijangkau di pusat kota, suasana yang tenang dan koleksi yang lengkap membuat pengunjung memahami nilai-nilai perjuangan, keberanian, persatuan, dan kecintaan pada tanah air. Museum Mandala Wangsit Siliwangi menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak dapat diraih tanpa pengorbanan para tokoh-tokoh generasi sebelumnya.
Samuel, Matthew Siswa kelas XII SMA Trinitas, Bandung. Menulis untuk menginspirasi para pembaca.
ADVERTISEMENT