Konten dari Pengguna

Spanyol Menantang Uni Eropa: Desakan Meninjau Ulang Perjanjian dengan Israel

San Hugo Roxi Ginting

San Hugo Roxi Ginting

Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Sriwijaya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari San Hugo Roxi Ginting tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber: https://www.istockphoto.com/id/foto/bendera-spanyol-dan-uni-eropa-melambai-tertiup-angin-pada-hari-yang-cerah-gm1437015454-477921464
zoom-in-whitePerbesar
sumber: https://www.istockphoto.com/id/foto/bendera-spanyol-dan-uni-eropa-melambai-tertiup-angin-pada-hari-yang-cerah-gm1437015454-477921464

Ujian bagi konsistensi nilai Uni Eropa di tengah konflik dan kepentingan geopolitik

Pada awal April 2026, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, secara terbuka mendesak Uni Eropa untuk menangguhkan perjanjian kerja sama dengan Israel yang telah berlaku sejak 1995. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya setelah serangan militer Israel di Lebanon yang menuai kritik internasional karena diduga melanggar hukum humaniter internasional.

Desakan tersebut bukan tanpa konteks historis. Perjanjian yang dimaksud, yakni EU–Israel Association Agreement yang ditandatangani pada 1995 dan mulai berlaku pada tahun 2000, merupakan fondasi hubungan bilateral antara Uni Eropa dan Israel. Perjanjian ini tidak hanya mengatur kerja sama ekonomi, tetapi juga memuat komitmen terhadap penghormatan hak asasi manusia sebagai syarat utama keberlanjutan hubungan kedua pihak.

Dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak eskalasi konflik di Gaza pada 2023 hingga berlanjut ke ketegangan regional pada 2025–2026, tekanan terhadap Uni Eropa untuk mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Israel semakin meningkat. Dalam konteks ini, langkah yang diambil oleh Pedro Sánchez pada April 2026 dapat dipahami sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas untuk menegakkan kembali prinsip-prinsip tersebut.

Namun demikian, respons di tingkat Uni Eropa menunjukkan dinamika yang tidak sederhana. Hingga pertengahan April 2026, belum terdapat konsensus di antara negara-negara anggota terkait usulan penangguhan perjanjian tersebut. Negara-negara seperti Irlandia menunjukkan kecenderungan mendukung evaluasi ulang, sementara negara lain seperti Jerman dan Hungaria memilih pendekatan yang lebih hati-hati.

Perbedaan ini mencerminkan dilema yang telah lama melekat dalam kebijakan luar negeri Uni Eropa. Di satu sisi, Uni Eropa berupaya mempertahankan identitasnya sebagai aktor global yang menjunjung tinggi nilai-nilai universal. Namun di sisi lain, kepentingan ekonomi dan geopolitik sering kali membatasi ruang gerak untuk mengambil tindakan yang tegas.

Dalam situasi ini, desakan Spanyol menjadi semacam ujian terhadap konsistensi Uni Eropa. Apakah organisasi ini akan bertindak sesuai dengan prinsip yang selama ini diklaimnya, atau justru kembali terjebak dalam kompromi politik internal?

Pada akhirnya, perkembangan sejak April 2026 ini menunjukkan bahwa hubungan antara Uni Eropa dan Israel tidak lagi sekadar persoalan kerja sama ekonomi, melainkan juga menyangkut kredibilitas nilai yang diusung oleh Uni Eropa di panggung internasional.

Referensi

Anadolu Agency. (2026). Spain urges EU to suspend 1995 cooperation treaty with Israel after Lebanon strikes. Diakses dari https://www.aa.com.tr/en/europe/spain-urges-eu-to-suspend-1995-cooperation-treaty-with-israel-after-lebanon-strikes/3898737

Associated Press. (2026). EU divided over possible action on Israel amid growing tensions. Diakses dari https://apnews.com/article/c6c0e523c6b4faa9b7675afdd66c54da

European Union. (2000). Euro-Mediterranean Agreement establishing an association between the European Communities and their Member States, of the one part, and the State of Israel, of the other part. Diakses dari https://eur-lex.europa.eu

The Guardian. (2025). EU review finds indications Israel breached human rights obligations. Diakses dari https://www.theguardian.com/law/2025/jun/20/eu-israel-human-rights-obligations-gaza-document

Xinhua News Agency. (2026). Spanish PM urges EU to suspend Association Agreement with Israel. Diakses dari http://english.news.cn