KKN FSTeM UB Hadirkan Smart Eco Corner, Dorong Pengelolaan Sampah Sejak Dini

Biologi Student at Universitas Brawijaya
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Santa Claudya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

# Mahasiswa KKN FSTeM UB Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan melalui Smart Eco Corner
**Kranggan, Kabupaten Malang** – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya melaksanakan program Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Smart Eco Corner di SDN 03 Kranggan sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui penyediaan fasilitas edukatif yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah.
Program Smart Eco Corner dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kebiasaan siswa dalam memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah organik dan anorganik yang tercampur tidak hanya menyulitkan proses pengelolaan, tetapi juga mengurangi potensi pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya untuk menghadirkan solusi sederhana yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pemilahan sampah, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mampu membangun kebiasaan positif siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Smart Eco Corner terdiri atas dua tempat sampah yang dipisahkan berdasarkan jenis sampah, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan poster edukasi yang memuat informasi mengenai jenis-jenis sampah, cara memilah sampah dengan benar, serta dampak sampah terhadap lingkungan. Penyajian informasi yang sederhana dan mudah dipahami diharapkan membantu siswa mengenali karakteristik setiap jenis sampah sehingga mampu membuang sampah pada tempat yang sesuai. Dengan demikian, Smart Eco Corner tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi media pembelajaran lingkungan yang dapat dimanfaatkan setiap hari dalam aktivitas sekolah.
"Kami ingin menghadirkan fasilitas yang dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah setelah program KKN selesai. Smart Eco Corner bukan sekadar tempat sampah, tetapi juga media edukasi yang mengajarkan siswa pentingnya memilah sampah sejak dini. Harapannya, kebiasaan sederhana ini dapat menjadi budaya positif yang terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah," ujar Santa.
Sebagai bentuk implementasi Smart Eco Corner, mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya juga menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Eco Treasure Hunt berbasis GeoGebra. Program ini merupakan permainan interaktif yang menggabungkan pembelajaran koordinat Kartesius dengan edukasi lingkungan sehingga siswa dapat belajar sambil bermain.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan tantangan untuk menyelesaikan soal koordinat Kartesius menggunakan prinsip aplikasi GeoGebra. Setelah berhasil menentukan titik koordinat yang benar, setiap kelompok mencari lokasi yang telah ditentukan sebagai tempat "harta karun" berada. Berbeda dengan permainan pada umumnya, harta karun yang ditemukan bukan berupa hadiah biasa, melainkan sampah organik dan sampah anorganik yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN sebagai media pembelajaran.
Setelah menemukan harta karun, setiap kelompok diminta mengidentifikasi jenis sampah yang diperoleh, kemudian memilahnya ke dalam Smart Eco Corner sesuai dengan kategorinya. Melalui konsep permainan ini, siswa tidak hanya belajar memahami materi koordinat Kartesius secara lebih menyenangkan, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali jenis-jenis sampah, memahami pentingnya pemilahan sampah, serta membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang sesuai.
Nasywaa dan Bayu selaku penanggung jawab proker Eco Treasure Hunt ini menambahkan bahwa konsep permainan dipilih agar pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat diterima siswa dengan lebih mudah.
"Anak-anak cenderung lebih antusias ketika belajar melalui permainan. Karena itu kami menggabungkan pembelajaran koordinat Kartesius dengan edukasi lingkungan melalui Eco Treasure Hunt. Saat mereka berhasil memecahkan soal dan menemukan harta karun, mereka juga belajar mengenali perbedaan sampah organik dan anorganik, kemudian mempraktikkan cara memilahnya secara langsung ke dalam Smart Eco Corner. Harapannya, pengalaman ini dapat membentuk kebiasaan baik yang terus diterapkan, baik di sekolah maupun di rumah," jelas mereka.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Siswa terlihat aktif berdiskusi, bekerja sama menentukan titik koordinat, hingga berlomba menemukan harta karun yang tersembunyi di lingkungan sekolah. Sorak sorai dan semangat para siswa mewarnai jalannya permainan, menunjukkan bahwa pembelajaran mengenai matematika dan pengelolaan lingkungan dapat dikemas secara menyenangkan tanpa mengurangi esensi materi yang disampaikan.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Smart Eco Corner kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak SDN 03 Kranggan agar dapat dimanfaatkan dan dikelola secara mandiri. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya kepada kepala sekolah sebagai wujud kolaborasi dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kepala SDN 03 Kranggan menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya atas program Smart Eco Corner yang telah diberikan kepada sekolah kami. Fasilitas ini tidak hanya membantu siswa belajar memilah sampah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter peduli lingkungan sejak dini. Kegiatan Eco Treasure Hunt juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap Smart Eco Corner dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya positif di sekolah," ungkap Kepala SDN 03 Kranggan.
Melalui program Smart Eco Corner, mahasiswa KKN FSTeM Universitas Brawijaya berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta membiasakan siswa menerapkan perilaku hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap sampah. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 04 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan media pembelajaran yang inovatif, serta SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pengelolaan sampah sejak usia dini. Kehadiran Smart Eco Corner diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dalam mendukung pendidikan lingkungan sekaligus menciptakan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
#KKNFSTeM2026 #SDGs4 #SDGs12 #FSTeM #UniversitasBrawijaya #KKNUB #TTG #UMKM #DesaKranggan #Ngajum #KabupatenMalang
