Satu Peta, Banyak Peluang: Mahasiswa KKN FSTeM UB Angkat UMKM Kranggan

Biologi Student at Universitas Brawijaya
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Santa Claudya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
#Satu Peta, Banyak Peluang: Mahasiswa KKN FSTeM UB Kembangkan Potensi Desa Melalui Pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Peta Desa UMKM di Desa Kranggan.

Kranggan, Kabupaten Malang – Suasana Balai Desa Kranggan pada Jumat (17/7/2026) tampak berbeda. Sebuah peta berukuran A3 diserahkan secara simbolis oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya kepada Sekretaris Desa Kranggan. Sekilas, peta tersebut terlihat sederhana. Namun, di balik setiap titik yang ditampilkan, tersimpan cerita puluhan pelaku UMKM yang menjadi penggerak ekonomi desa.
"Semoga peta ini bisa menjadi langkah awal agar UMKM Desa Kranggan semakin dikenal masyarakat luas," ujar perwakilan mahasiswa KKN saat menyerahkan peta kepada Sekretaris Desa Kranggan.
Program Peta Desa UMKM merupakan salah satu Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dikembangkan oleh Divisi Ekonomi Kreatif KKN FSTeM UB sebagai media informasi sekaligus promosi potensi ekonomi desa. Kehadiran peta ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat maupun pengunjung dalam menemukan lokasi UMKM, sekaligus membantu pemerintah desa memperkenalkan potensi ekonomi lokal secara lebih luas.
Sebelum peta tersebut selesai dirancang, mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kranggan untuk memperoleh data awal serta menyusun mekanisme pendataan. Proses kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan ke empat dusun di Desa Kranggan. Mahasiswa mendatangi satu per satu pelaku UMKM, mendokumentasikan jenis usaha yang dijalankan, mencatat titik koordinat lokasi menggunakan Google Maps, hingga melakukan verifikasi data agar informasi yang disajikan benar-benar akurat.
"Awalnya kami mengira prosesnya hanya sebatas membuat peta. Ternyata, setiap lokasi yang kami datangi menyimpan cerita dan potensi yang berbeda-beda," ungkap salah seorang anggota tim KKN.
Hasil survei menunjukkan terdapat 32 UMKM yang tersebar di empat dusun di Desa Kranggan. Setelah melalui proses seleksi dan literasi data, sebanyak 20 UMKM dipilih untuk dimuat dalam Peta Desa UMKM. Setiap lokasi usaha dilengkapi dengan QR Code yang terhubung langsung ke Google Maps sehingga masyarakat cukup memindai kode tersebut untuk memperoleh petunjuk arah menuju lokasi UMKM.
Inovasi sederhana tersebut menjadi nilai tambah dari peta yang dikembangkan. Tidak hanya menampilkan persebaran lokasi usaha, peta juga memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan akses informasi yang lebih cepat, praktis, dan mudah digunakan oleh siapa saja. Penyerahan Peta Desa UMKM kepada Pemerintah Desa Kranggan menjadi penanda berakhirnya rangkaian program kerja ini. Peta kemudian dipasang di Balai Desa sebagai media informasi permanen yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pengunjung.
Sekretaris Desa Kranggan menyambut baik inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN. Menurutnya, keberadaan peta tersebut dapat menjadi media yang membantu masyarakat mengenali persebaran UMKM sekaligus mendukung upaya pemerintah desa dalam mempromosikan potensi ekonomi lokal.
"Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Universitas Brawijaya. Semoga peta ini bisa menjadi sarana yang bermanfaat untuk memperkenalkan UMKM Desa Kranggan dan terus dimanfaatkan setelah program KKN selesai," ungkap Sekretaris Desa Kranggan saat menerima Peta Desa UMKM.
Program Peta Desa UMKM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 08 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyediaan media promosi yang meningkatkan visibilitas UMKM dan potensi ekonomi desa. Selain itu, program ini juga mendukung SDGs 09 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan menghadirkan peta digital yang dilengkapi QR Code menuju lokasi usaha di Google Maps. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses informasi, memperluas promosi UMKM, serta mendukung pengembangan ekonomi Desa Kranggan yang lebih berkelanjutan.
#KKNFSTeM2026 #SDGs8 #SDGs9 #FSTeM
