Kenaikan Harga Kedelai: Apakah Akan Mempengaruhi Mental Para Produsen Tempe?

Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta
Tulisan dari Saputri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awal 2022 mengejutkan perajin tempe dengan meledaknya tarif kedelai, lantas apa pendapat para perajin terkait fenomena ini?
Menginjak tahun 2022 tarif kacang kedelai sebagai bahan mentah pembuatan tempe dilaporkan mengalami pembengkakan. Harga kedelai yang awalnya Rp 7.500 per kilogram tahun 2018, tetapi kini sudah mencapai Rp 13.800 per kilogram pada 2022.
Situasi ini menyebabkan para perajin tempe diwilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan mengeluh karena tidak hanya kacang kedelai saja yang naik tapi bahan-bahan lainnya semacam plastik, mentega, ragi pun merasakan kenaikannya.
Sehingga, para perajin tempe di Ciputat melakukan tindakan mogok produksi tahun 2021 selaku cekaman kenaikan tarif kacang kedelai yang beranjak meroket.
Salah seorang perajin tempe di Ciputat, Kota Tangerang Selatan,
Ibu Ida (40) mengutarakan “Semua pengrajin tempe melakukan mogok produksi pada tahun 2021 karena harga kedelai meningkat dari tahun ke tahun.”
Sedangkan, tempe merupakan makanan tradisional yang terkenal dikalangan masyarakat karena tempe mengandung nutrisi yang baik untuk kebutuhan tubuh seperti protein, serat dan karbohidrat.
Lantas , apakah mental pengusaha tempe untuk sementara aman?
“Tidak, sebab dalam persediaan kacang kedelai kadang tidak menentu itu yang membuat mental produsen turun,” ujar Ida.
Lanjut Bu Ida mengatakan, “Harga kedelai naik tiap tahun saja sudah membuat pusing, apalagi ditambah membeli bahan lainnya dan membayar karyawan.”
Ibu Andi (31) berujar, “Ukuran tempe juga diperkecil dan harga masih tetap agar bisa memproduksi, kalau kita tidak melakukan seperti itu semua pelanggan pasti pada komplain.”
Semua perajin tempe lebih memilih memperkecil ukuran tempe dibandingkan menaikan harga. Sebab, pada saat perajin tempe melakukan demo tahun 2021 pihak yang berwenang dianggap melambat merespon. Kemudian, tahun 2022 pemerintah menyalurkan kacang subsidi untuk perajin tempe.
Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan penyebab kenaikan tarif kacang kedelai yang terjadi sekarang. Tuturnya, harga kedelai meningkat sebab indonesia masih bersumber pada impor dari negara amerika serikat.
Apakah program kedelai subsidi membantu?
“Tergantung, karena kuota subsidi terbatas. Jadi, masih memakai kedelai non-subsidi.” tutur Ida.
“Kacang subsidi tidak mencukupi kebutuhan karna dalam 1 bulan hanya mendapatkan 5 kwintal sedangkan dalam 1 bulannya kita memproduksi sebanyak 3 ton.” keluhnya.
Dengan adanya kacang kedelai subsidi sebenarnya membantu para perajin tempe, namun program tersebut tidaklah efektif karena dalam selisih tidak jauh berbeda dengan kacang non subsidi. Adanya memperpanjang subsidi kedelai maka perlu dilakukan peningkatan efisiensi program subsidi agar selisih harga beli kedelai lebih tepat sasaran dan berjalan lebih baik.
Pasti dalam usaha ada permasalahan apalagi di zaman sekarang serba mahal. Akan tetapi, menjadi seorang produsen harus memiliki mental yang kuat untuk menerima kendala yang dihadapi. apalagi, di tempat bisnis yang sangat rumit dan dinamis, kadang-kala tidak sesuai dengan keinginan. harus mempunyai keberanian untuk menghadapi berbagai masalah atau tekanan di dunia bisnis. salah satu bekal primer agar tahan banting yaitu punya mental yang kuat. inilah tips untuk menumbuhkan mental anda pada saat memasuki dunia bisnis.
Bagaimana, cara menumbuhkan mental yang kuat?
1. Berpikir positive
Mungkin masuk dalam dunia bisnis akan mengalami atau merasakan kekecewaan atau kecemasan. Janganlah mudah larut dalam kesedihan atau putus asa, cobalah selalu berpikir positif untuk mencari jalan keluarnya. Biasakan bersyukur, tetap optimis dan ambil tanggung jawab.
2. Beradaptasi pada diri-sendiri
Terjun ke lingkungan tempat baru tentunya tantangan bagi banyak orang khususnya tempat kerja. Memasuki tempat kerja, bagi kita untuk secara aktif menjadi pendengar yang baik dan bersikap tenang. Tunjukanlah kepribadian yang sopan santun, berbicara yang positif dan ramah.
3. Adaptasi pada perubahan
Saat masuk dunia bisnis pasti penyesuaian dengan hal-hal baru. Jadi, seorang entrepreneur harus bisa berinovasi dan membangun mindset. Adaptasi yang baik yang paling penting adalah komunikasi yang kuat.
4. Percaya diri
Sikap percaya diri merupakan bekal untuk dilingkungan bisnis untuk meraih kesuksesan di dunia kerja. Seseorang yang memiliki sifat percaya diri yang baik biasanya orang tersebut memiliki mental yang kuat. Percaya diri bisa menumbuhkan motivasi sehingga anda akan memperjuangkan suatu target dengan yakin untuk mencapainya.
5. Kendalikan emosi
Di tempat bisnis biasanya menjadi sumber emosi negatif karena adanya permasalahan. Ketika kecewa atau kesal janganlah bersikap gegabah dan berusahalah menghindari hal tersebut. Fokuslah pada hal yang membuat anda lebih baik.
Nyatanya untuk menjalankan sesuatu bisnis tentu ada rintangannya dan hambatan serta resiko yang kita hadapi. Maka, untuk menjadi seorang entrepreneur harus dibentuk mentalnya sejak awal sebelum mendirikan bisnis. Tentu dengan mempunyai mental yang kuat suatu persaingan yang ketat baik dalam hal permodalan dan sistem informasi yang di zaman global ini untuk mudah ditaklukan dan mudah mencari jalan keluarnya.
