Konten dari Pengguna

GUI for Medicine: Optimalisasi & Enhanced Image Radiologi

SARAH FAUZIYAH AZ-ZAHRA

SARAH FAUZIYAH AZ-ZAHRA

Saya adalah mahasiswa D4 Teknologi Radiologi Pencitraan, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga. Saya memiliki hobi menulis dan pernah publikasi karya puisi ditahun 2021 menjadi buku.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SARAH FAUZIYAH AZ-ZAHRA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface, dimana kita sebagai pengguna dapat berinteraksi dengan program komputer atau sistem yang dibuat. Interaksi ini didukung oleh elemen-elemen grafis, seperti jendela, ikon, tombol, dan kotak teks. GUI dirancang untuk membuat pengalaman pengguna lebih intuitif dan mudah dipahami. Pembuatan GUI dilakukan pada Software Spyder, dimana pada software ini mahasiswa tidak diberatkan oleh logika pembuatan coding melainkan logika perbaikan masalah dalam sebuah coding. Pelaksanan project ini dilakukan setelah mahasiswa dibekali pengetahuan tentang penggunaan Software Spyder yang terdapat pada Mata Kuliah Komputer Radiologi Praktikum dan Fisika Imejing Praktikum.

Dokumentasi Code GUI pada Spyder. Foto: Milik Penulis
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Code GUI pada Spyder. Foto: Milik Penulis

Project ini dilakukan oleh mahasiswa D4 Teknologi Radiologi Pencitraan sebagai wujud implementasi GUI dalam bidang mereka yaitu Radiologi, tentu dalam pendeteksian patologi pada hasil pemeriksaan radiologi. Selain itu beberapa project yang dilakukan berfungsi untuk melakukan filtering dan Enhanced Image ke hasil citra radiologi. Pada project ini Mahasiswa di bimbing oleh Bu Aisyah Widayani sebagai Dosen Mata Kuliah Fisika Imejing Praktikum.

GUI Edge Detection

Hasil Project GUI Edge Detection. Foto: Milik Penulis

Pada GUI ini mahasiswa menetapkan 3 deteksi tepi yaitu Sobel, Prewitt, dan Canny yang masing-masing dapat di-apply ke citra yang kita masukan. GUI Edge Detection memiliki mekanisme kerja yaitu memperjelas batasan dari objek atau patologi, sehingga dapat membantu dokter mendiagnosa penyakit lebih akurat. Berikut fungsi- fungsi deteksi tepi dalam citra radiologi termasuk:

  1. Segmentasi Struktur Anatomi: Memungkinkan pemisahan struktur anatomis yang berbeda dalam citra, seperti organ atau jaringan tertentu.

  2. Peningkatan Visualisasi: Meningkatkan kontras pada batas struktur, membuatnya lebih mudah dikenali oleh Dokter atau algoritma analisis citra.

  3. Ekstraksi Fitur: Mendeteksi tepi dapat membantu dalam ekstraksi fitur citra yang relevan untuk analisis lebih lanjut atau pembangunan model pembelajaran mesin.

GUI Enhanced Image

Hasil Project GUI Enhanced Image. Foto: Milik Penulis

Dengan Project ini memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan kontras dan kecerahan citra radiologi dengan lebih simple. Penyesuaikan parameter ini dapat membantu dalam meningkatkan visualisasi struktur anatomi dan patologi. Mahasiswa menempatkan 4 fungsi perbaikan citra pada GUI ini, berikut kelebihan - kelebihanya:

  1. Darkness: Mengurangi kecerahan ketika citra terlalu terang atau memiliki tingkat intensitas piksel yang tinggi, sehingga sulit untuk melihat detail atau batas struktur anatomi.

  2. Adjust Brightness: Mengubah tingkat kecerahan citra secara keseluruhan tanpa mengubah kontras untuk menyesuaikan visualisasi citra sesuai dengan preferensi.

  3. Sharpen Image: Meningkatkan ketajaman batas dan detail dalam citra dengan meningkatkan kontras di sekitar tepi objek.

  4. Smoothing: Mengurangi noise yang muncul selama proses akuisisi atau pemrosesan gambar. Smoothing dapat memberikan tampilan yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan.

GUI Filtering

Hasil GUI Filtering. Foto: Milik Penulis

Filtering citra pada citra radiologi memiliki peran penting dalam memfasilitasi interaksi Radiografer atau Dokter dengan berbagai algoritma pemrosesan citra. GUI Filtering memungkinkan pengguna untuk memilih jenis filter yang akan diterapkan pada citra radiologi. Filter dapat mencakup berbagai metode, seperti filter Gaussian, Mean, filter sharpening, dan lainya yang memberikan efek blur tergantung pada tujuan pengolahan citra. Selain itu GUI Filtering menyediakan tampilan visual sebelum dan sesudah penggunaan filter pada citra radiologi. Hal ini membantu pengguna untuk membandingkan efek filter terhadap citra asli dan sesudahnya dan membersihkan noise untuk memudahkan visualisasi patologi.