4 Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak Perempuan

Momen Ello bermain bersama kedua anaknya, Dunia dan Darah, memperlihatkan bagaimana interaksi sederhana antara ayah dan anak bisa menjadi bagian dari keseharian keluarga di rumah.
Ya, Moms, bermain, mengobrol, atau menari bersama bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan juga berkaitan dengan sejumlah aspek perkembangan anak, mulai dari kemampuan belajar hingga keterampilan sosial dan emosional.
Selama ini, pengasuhan anak kerap dianggap sebagai tanggung jawab utama ibu. Padahal, keterlibatan ayah juga penting dalam mendukung proses tumbuh kembang si kecil.
Penelitian yang dilakukan University of Oxford terhadap sekitar 17 ribu anak sekolah menemukan hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan prestasi akademik anak. Ayah yang terlibat dalam kegiatan belajar, membacakan buku, serta menunjukkan ketertarikan terhadap pendidikan anak berkaitan dengan hasil akademik yang lebih baik.
Lantas, apa saja manfaat kedekatan ayah dengan anak yang perlu diketahui?
4 Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak
1. Mendukung perkembangan kemampuan bahasa
Interaksi sehari-hari antara ayah dan anak dapat memberikan kesempatan bagi si kecil untuk mengenal kosakata baru, belajar menyusun kalimat, dan berlatih berkomunikasi.
Aktivitas sederhana seperti membacakan cerita, mengobrol tentang kegiatan di sekolah, atau bermain sambil menyebutkan nama benda bisa menjadi bagian dari proses belajar bahasa anak.
2. Membantu anak membangun rasa percaya diri
Ketika ayah meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita, bermain, dan merespons kebutuhan anak, si kecil mendapat kesempatan untuk merasa diperhatikan dan didukung.
Pengalaman tersebut dapat membantu anak merasa lebih nyaman saat mengekspresikan diri dan mencoba hal baru. Meski begitu, rasa percaya diri juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk hubungan dengan ibu, lingkungan, dan pengalaman sosial anak.
3. Mendukung kemampuan anak beradaptasi
Keterlibatan orang tua dalam keseharian anak dapat membantu si kecil menghadapi pengalaman baru, termasuk ketika memasuki lingkungan sekolah atau bertemu teman-teman baru.
Ayah bisa mendukung proses ini dengan mengajak anak berbicara tentang pengalaman yang dialaminya, mendengarkan kekhawatirannya, dan membantu anak memahami situasi yang dihadapi.
4. Berkaitan dengan lebih sedikitnya masalah perilaku
Keterlibatan ayah dalam pengasuhan juga dikaitkan dengan lebih sedikitnya masalah perilaku pada anak. Interaksi yang positif dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar memahami emosi, mengikuti aturan, dan menyelesaikan masalah dengan bantuan orang tua.
Namun, hal ini bukan berarti anak yang mengalami masalah perilaku pasti kurang mendapat perhatian ayah. Perilaku anak dipengaruhi banyak faktor, sehingga perlu dipahami sesuai kondisi dan tahap perkembangannya.
