Kumparan Logo

Benarkah Biji-bijian Penyebab Usus Buntu?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jambu biji merah Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jambu biji merah Foto: dok.shutterstock

Anggapan ini masih sering terdengar di tengah masyarakat, terutama ketika anak tidak sengaja menelan biji buah.

Padahal, makanan yang tertelan tidak serta-merta menjadi penyebab usus buntu. Dokter spesialis anak konsultan yang ahli dalam bidang pencernaan dan hati (gastrohepatologi) anak, dr. Himawan Aulia Rahman, Sp.A(K), Subsp. Gastrohepatologi, menjelaskan, cabai dan biji-bijian memiliki mekanisme yang berbeda terhadap saluran pencernaan.

Mitos Cabai Bisa Picu Radang di Saluran Cerna

Ilustrasi cabai jalapeno. Foto: Esin Deniz/Shutterstock

Cabai memang dapat memengaruhi saluran pencernaan karena mengandung capsaicin, zat yang memberikan rasa pedas. Kandungan tersebut bersifat pro-radang sehingga pada sebagian orang dapat memicu peradangan atau iritasi di saluran cerna.

“Cabai itu sifatnya radang. Zat pedasnya itu namanya capsaicin. Itu menyebabkan memang dia pro-radang,” jelas dr. Himawan Aulia Rahman, Sp.A(K), Subsp. Gastrohepatologi, pada saat webinar IDAI, Selasa (1/9).

Namun, efek cabai tidak secara spesifik menyebabkan peradangan pada usus buntu. Keluhan justru dapat terjadi di berbagai bagian saluran pencernaan, mulai dari lambung hingga usus. Pada beberapa kondisi, konsumsi makanan pedas juga dapat memicu diare.

Biji Jambu Bukan Penyebab Langsung Usus Buntu

Ilustrasi jambu biji merah Foto: dok.shutterstock

Sementara itu, anggapan bahwa biji jambu atau biji buah lainnya bisa menyumbat usus buntu hingga menyebabkan apendisitis merupakan mitos juga, Moms.

Sumbatan pada muara usus buntu memang dapat menjadi salah satu pemicu peradangan. Salah satunya berupa appendicolith, yakni material yang mengeras dan menyumbat bagian tersebut. Namun, sumbatan tidak secara khusus disebabkan oleh biji-bijian.

“Jadi sebenarnya itu adalah mitos kalau makan biji-bijian itu menyebabkan usus buntu secara langsung,” katanya.

Karena makanan yang masuk ke saluran pencernaan juga sudah melalui berbagai proses penghancuran dan penyerapan. Ketika mencapai bagian akhir usus halus, makanan umumnya sudah tidak berbentuk utuh seperti saat pertama kali dimakan.

Sembelit pada Anak Juga Bukan Penyebab Usus Buntu

Mitos lainnya adalah anak yang sering sembelit disebut lebih berisiko mengalami usus buntu. Dokter menegaskan, keduanya tidak memiliki hubungan langsung.

Usus buntu berada di bagian awal usus besar, sedangkan sembelit berkaitan dengan proses pengeluaran feses yang terjadi di bagian akhir usus besar.

Karena itu, lamanya anak tidak BAB atau mengalami sembelit tidak secara langsung menyebabkan apendisitis.

"Pada anak, infeksi saluran pencernaan juga dapat menjadi salah satu kondisi yang berkaitan dengan terjadinya radang usus buntu. Infeksi dapat menyebabkan kelenjar getah bening di sekitar usus membesar dan berperan dalam proses peradangan, sehingga ini yang menjadi penyebab anak kena usus buntu," tutupnya.