Kumparan Logo

Skin to Skin dengan Bayi Bisa Bikin Ayah Lebih Tenang dan Mencegah Depresi

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Skin to skin contact ayah dan bayi. Foto: Simplylove/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Skin to skin contact ayah dan bayi. Foto: Simplylove/Shutterstock

Moms, skin to skin atau kontak kulit langsung biasanya identik dengan ibu setelah melahirkan. Padahal, ayah juga dianjurkan melakukan skin to skin dengan bayi sejak hari pertama kehidupan.

Berdasarkan systematic review yang dipublikasikan dalam jurnal Behavioral Sciences (2024), skin to skin antara ayah dan bayi memberikan manfaat bagi kesehatan fisik bayi sekaligus kesehatan mental ayah.

Manfaat Skin to Skin untuk Bayi

Ilustrasi ayah dan bayi. Foto: Shutterstock

Penelitian menemukan bahwa bayi yang melakukan skin to skin dengan ayah memiliki berbagai manfaat, di antaranya:

  • Denyut jantung lebih stabil

  • Suhu tubuh lebih terjaga

  • Lebih mudah beradaptasi pada jam-jam pertama setelah lahir.

Menariknya, manfaat tersebut juga ditemukan pada bayi yang lahir melalui operasi caesar maupun bayi prematur. Artinya, kehadiran ayah melalui sentuhan langsung dapat menjadi dukungan penting saat ibu masih dalam masa pemulihan.

Skin to Skin Juga Baik untuk Kesehatan Mental Ayah

ayah dan bayi baru lahir Foto: Shutterstock

Tak hanya bayi yang mendapatkan manfaat, ayah pun ikut merasakannya.

Penelitian menunjukkan bahwa ayah yang melakukan skin to skin setelah bayi lahir cenderung memiliki tingkat kecemasan dan gejala depresi yang lebih rendah. Selain itu, mereka juga merasa lebih percaya diri dalam menjalani peran sebagai orang tua.

Bahkan, ikatan emosional antara ayah dan bayi tetap lebih kuat hingga bayi berusia 6–12 bulan, terutama pada ayah yang baru pertama kali memiliki anak.

Kontak fisik antara ayah dan bayi juga berkaitan dengan peningkatan hormon oksitosin, yaitu hormon yang berperan dalam membangun kedekatan emosional.

Semakin sering ayah menggendong, memeluk, atau melakukan skin to skin dengan bayi, semakin besar pula peluang terbentuknya bonding yang kuat. Ikatan ini bukan hanya penting bagi perkembangan emosional bayi, tetapi juga membantu ayah merasa lebih terhubung dan nyaman dalam menjalani peran barunya.

Karena itu, jika kondisi ibu dan bayi memungkinkan, tak ada salahnya mengajak ayah ikut melakukan skin to skin sejak hari pertama kelahiran. Momen sederhana ini ternyata bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh keluarga.