Berbagi Membuat Hati Lebih Tenang dan Bahagia

Mahasiswi Institut Agama Islam SEBI
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Sayma Sholiha tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang berpikir kalau berbagi hanya menguntungkan orang yang menerima. Padahal, kenyataannya berbagi juga membawa dampak positif besar bagi diri sendiri. Saat kita memberi, bukan hanya orang lain yang bahagia, tapi hati kita pun terasa lebih ringan.
Sebuah penelitian dari University of Zurich menemukan bahwa orang yang rutin memberi, baik dalam bentuk materi maupun perhatian, mengalami peningkatan kebahagiaan dan kepuasan hidup dibanding mereka yang jarang berbagi. Bahkan, aktivitas memberi terbukti mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan rasa tenang dan kebahagiaan.
Hal ini juga didukung oleh riset dari Harvard Business School, yang menyebut bahwa mengeluarkan uang untuk orang lain justru membuat seseorang merasa lebih bahagia dibanding menggunakannya untuk diri sendiri. Artinya, berbagi bukan soal kehilangan, tapi justru menambah kebahagiaan baru dalam hidup.
Jadi, kalau ingin hidup lebih tenang dan bahagia, mulailah dari hal kecil. Tidak harus selalu berbentuk uang, berbagi waktu, perhatian, atau sekadar senyum pun bisa memberi dampak positif. Pada akhirnya, saat kita membahagiakan orang lain, kita juga sedang membahagiakan diri sendiri.
