Masuk Kerja Saat Tipes Bisa Berbahaya, Ini Sebabnya

Kami hadir untuk membantu Anda mengelola kesehatan Anda dan keluarga. Info dan layanan di SehatQ disajikan untuk memudahkan Anda mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan maupun mencari pengobatan. Dengan SehatQ, sehat keluargaku.
Tulisan dari Sehatq tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa waktu lalu, seorang pria mengungkapkan bahwa izin sakitnya ditolak oleh kantor, padahal saat itu ia sedang terkena penyakit tipes. Kisahnya ini ia bagikan di akun Twitternya dan ramai dikomentari oleh warganet.
Pria tersebut mengunggah foto surat keterangan sakit dari dokter namun atasannya tidak percaya dan tetap memaksanya masuk kerja.
Sebenarnya, bolehkah orang yang mengalami tipes tetap masuk ke kantor?
Apa Itu Penyakit Tipes
Penyakit tipes adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi yang umumnya terdapat di makanan maupun air yang telah terkontaminasi. Meski kerap terjadi, penyakit ini tidak dapat diremehkan.
Gejala tipes yang tidak dirawat dengan baik dapat berkembang menjadi kondisi yang parah bahkan hingga menyebabkan kematian.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejalanya sejak dini agar masa penyembuhan tipes dapat berlangsung dengan cepat dan baik.
Waspadai Gejala Tipes Berikut
Gejala tipes umumnya akan muncul satu hingga dua minggu setelah seseorang terinfeksi bakteri penyebab tipes. Gejala pertama yang kerap muncul adalah demam hingga 39-40 derajat Celcius. Gejala tipes lain yang mungkin muncul di antaranya:
Perut terasa sakit
Tubuh menjadi lemas
Diare
Sakit kepala
Batuk
Nafsu makan berkurang
Muncul bercak kemerahan
Selain itu, gejala tipes lain yang mungkin timbul adalah nyeri dada. Pada beberapa orang, gejala tipes dapat kembali dirasakan 1-2 minggu setelah merasa membaik.
Masa Penyembuhan Tipes
Apabila dideteksi sejak awal, penderita penyakit tipes akan dirawat dengan pemberian obat antibiotik selama 7 hingga 14 hari. Gejala tipes umumnya akan membaik setelah 2 atau 3 hari setelah mengonsumsi obat.
Meski begitu, Anda tetap perlu menghabiskan obat tersebut untuk memastikan bakteri penyebab tipes di tubuh telah benar-benar hilang.
Apabila perawatan terlambat dilakukan, infeksi bakteri yang terjadi di tubuh dapat bertambah parah dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti pneumonia, perdarahan pada saluran pencernaan, hingga kerusakan organ pencernaan.
Selama masa penyembuhan tipes, pastikan Anda beristirahat yang cukup, banyak mengonsumsi cairan, dan makan dengan teratur. Anda juga perlu menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air hangat untuk mengurangi risiko menularkan infeksi ini ke orang lain.
Sebaiknya Hindari Pantangan Sakit Tipes Ini
Saat sakit tipes, terdapat beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari guna mempercepat penyembuhan atau mencegah penularan, di antaranya:
Jangan masuk kerja atau sekolah saat sedang tipes Meski gejala tipes yang dirasakan telah mereda, bakteri penyebab tipes masih bisa berdiam di tubuh Anda. Sehingga, kondisi masih dapat kambuh kembali dan kemudian menular kepada teman sekantor atau satu sekolah Anda. Hal ini terutama apabila pekerjaan Anda bergerak di bidang pelayanan kesehatan, makanan, atau dekat dengan anak-anak. Anda disarankan untuk tidak masuk kerja terlebih dahulu sampai dokter memastikan bakteri penyebab tipes benar-benar sudah hilang dari tubuh Anda.
Jangan makan dan minum sembarangan Hindari makan dan minum dari tempat yang tidak dapat dijamin kebersihannya. Anda disarankan untuk konsumsi air minum kemasan dan tidak mengonsumsi es batu karena sumber air yang digunakan untuk membuatnya bisa saja terkontaminasi oleh bakteri.
Hindari makan buah dan sayuran mentah Buah dan sayuran mentah yang tidak dicuci di air bersih bisa menjadi sumber penyakit. Hindari buah dan sayur yang tidak dapat dikupas kulitnya, terutama selada. Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi salad ketika sedang tipes. Untuk sementara, konsumsilah makanan matang yang masih panas.
Istirahat dan rutin mengonsumsi obat merupakan kunci penting agar penyakit tipes yang Anda derita dapat segera sembuh. Percepat proses penyembuhan Anda dengan menghindari pantangan sakit tipes seperti di atas. Apabila gejala tipes tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat.
Referensi:
World Health Organization (WHO). https://www.who.int/immunization/diseases/typhoid/en/ Diakses pada 25 Februari 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/ Diakses pada 25 Februari 2019
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). https://www.cdc.gov/typhoid-fever/index.html Diakses pada 25 Februari 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661 Diakses pada 25 Februari 2019
