Konten dari Pengguna

Bagaimana Nasib Ekspor Impor di Indonesia Saat Ini?

Indira Salsabilla

Indira Salsabilla

Mahasiswa Hukum Universitas Ahmad Dahlan Jogja

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Indira Salsabilla tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ekonomi Pada Masa Pandemi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ekonomi Pada Masa Pandemi

Virus Corona menyebar ke Indonesia di tahun 2020, virus ini sangat mengemparkan Indonesia, membuat masyarakat susah melakukan aktiftas seperti biasa. Di Indonesia sendiri tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan ekonomi sangat tidak stabil. Pembatasan sosial berskala besar secara tidak langsung membatasi pelaksanaan aktivitas perekonomian di masyarakat. Keadaan pamdemi ini merubah tatanan kehidupan dalam aspek global maupun nasional.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan ekonomi Indonesia saat ini sangat tidak stabil. Berbagai sektor perekonomian melemah dan terbatas hal tersebut karena adanya pembatasan sosial pada masa pandemi, untuk itu masyarakat Indonesia mulai membatasi aktivitasnya dengan membatasi aktifitas diluar rumah. Pembatasan aktivitas membuat ekonomi melambat dan daya beli masyarakat menurun. Melihat data dari BPS impor 2020 april anjlok 18,58% dibandingkan tahun 2019 US$12 miliar. Untuk ekspor 2020 april juga mengalami penurunan drastis 7,09%, dibandingkan 2019 yang menjadi US$12,19 miliar.

Dengan adanya Covid-19 ini membuat perekonomian dan ekspor impor di Indonesia melambat membuat perusahaan akan mengalami kesulitan dalam aliran kasnya, banyak perusahaan yang memutuskan untuk membatasi produksinya dan ada yang sementara menutup pabriknya dan merumahkan para karyawannya tanpa pesangon, hal itu mengakibatkan pengangguran di Indonesia meningkat. Karena pandemi ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja bahkan hampir di seluruh negara mengalami pandemi ini, untuk itu pembatasan bukan hanya di lakukan di Indonesia tetapi di luar negeri juga menetapkan hal yang serupa sehingga menyebabkan perusahaan kesulitan mendapat bahan baku, mengakibatkan harga bahan baku melambung, untuk itu perusahaan memilih untuk mengurangi produksinya. Bukan hanya pengurangan produksinya tetapi juga pengurangan sumber daya dan pengurangan karyawannya.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Eksportir Sayur dan Buah Indonesia, sejak tersebarnya Virus Corona di Indonesia, para pembeli di China langsung menghentikan pembelian. Terkadang ada juga yang sudah mengirim barang di kapal, namun di tengah perjalanan terjadi pembatalan.Tak hanya import, beberapa produk eksport Indonesia ke China juga ikut melemah. Secara otomatis, Cina juga akan mengurangi jumlah permintaannya.Terlebih lagi secara global banyak pabrik di China yang mengurangi produksi karena penduduk tidak bisa bekerja akibat Virus COVID-19 ini. Larangan import ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona dari hewan. Pasalnya, penyebaran virus yang menewaskan ribuan orang di China itu diduga tak hanya melalui manusia saja melainkan juga hewan. Covid19 yang semakin meluas memberikan dampak, terutama pada perekonomian Indonesia. Tersadar bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi sebagian besar oleh sektor konsumsi, untuk itu pemerintah akan terus melakukan percepatan belanja kementerian dan lembaga di kuartal I 2020.

Lanjut usaha pemerintah untuk mendorong eksport import di Indonesia bukan hanya sampai di situ, Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mendorong pasar eksport produk pangan olahan untuk meningkatkan neraca perdagangan Indonesia di kuartal II 2020. Dengan meningkatkan kemudahan dan kecepatan pelayanan penerbitan surat keterangan asal (SKA) barang eksport melalui penerapan affixed signature and stamp. Setelah itu, menerapkan autentikasi otomatis perizinan eksport dan import bagi pedagang yang memiliki reputasi, meningkatkan dan percepatan layanan eksport import dan pengawasan melalui Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem/NLE). Kebijakan strategis lainnya dengan meningkatkan fasilitasi dan pelayanan informasi eksport, promosi eksport serta penjajakan kesepakatan dagang (business matching) secara virtual melalui perwakilan perdagangan

Referensi :

https://m.merdeka.com/uang/strategi-kemendag-dorong-ekspor-di-tengah-pandemi-corona.html?page=1

https://supplychainindonesia.com/pengaruh-virus-corona-terhadap-perdagangan-ekspor-impor/

https://news.detik.com/kolom/d-5046107/insentif-ekspor-impor-pada-masa-pandemi

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200514162838-4-158538/wamendag-buka-bukaan-soal-perdagangan-ri-di-era-covid-19

https://osf.io/preprints/socarxiv/8e27t/

http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/1324