Konten dari Pengguna

10 Contoh Nilai Mendarah Daging dalam Kehidupan Sosial Sehari-hari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Contoh Nilai Mendarah Daging. Sumber: el jusuf/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Contoh Nilai Mendarah Daging. Sumber: el jusuf/Pexels.com

Kehidupan masyarakat sehari-hari penuh dengan nilai atau aturan yang mau tidak mau harus dipatuhi oleh masyarakat, salah satu nilai tersebut adalah nilai mendarah daging. Contoh nilai mendarah daging dari dulu hingga sekarang masih banyak dianut masyarakat.

Lantas, apa saja contoh dari nilai mendarah daging tersebut? Ini penjelasannya!

Contoh Nilai Mendarah Daging

Ilustrasi: Contoh Nilai Mendarah Daging. Sumber: Nuh Rizqi/Pexels.com

Dwi Iriyanto dalam buku berjudul YES! Aku Lulus UN SMA/MA IPS menjelaskan bahwa nilai mendarah daging atau internalized value adalah nilai yang sudah menjadi kepribadian dan kebiasaan sehingga ketika seseorang melakukannya, kadang tidak melewati proses berpikir atau pertimbangan lagi atau di bawah sadar.

Ciri-ciri dari nilai mendarah daging, pertama biasanya sudah tersosialisasi sejak seseorang masih kecil. Kedua, bila tidak dilakukan, akan merasa malu bahkan merasa sangat bersalah. Beberapa contoh nilai mendarah daging di lingkungan adalah:

  1. Mencium tangan orang tua ketika ingin bepergian.

  2. Makan menggunakan tangan kanan bukan tangan kiri.

  3. Mencuri merupakan tindakan tercela yang harus dihindari oleh setiap orang. Jika anak berani mencuri, maka orang tua merasa anaknya tidak mempunyai didikan yang baik dan mereka merasa gagal mendidik anaknya.

  4. Perilaku sombong yang tidak pantas dimiliki manusia.

  5. Berpamitan kepada orang rumah saat ingin keluar rumah baik sebentar maupun lama.

  6. Hamil di luar nikah merupakan perilaku yang tercela dan tidak boleh dilakukan, jika terjadi maka bisa mencoreng nama baik individu maupun keluarga.

  7. Seorang ibu pingsan dan jatuh sakit, ketika anaknya yang semata wayang ditangkap polisi karena melakukan tindakan kejahatan, yakni mengonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang. Ibu tersebut merasa malu dan gagal dalam mendidik anaknya.

  8. Orang yang beragama akan menderita beban mental ketika ia melanggar norma dalam agama yang dianutnya tersebut.

  9. Guru dan orang tua sejak kecil selalu memupuk sikap rendah hati, sopan santun, dan ramah. Hal ini jauh lebih baik daripada saling membandingkan kemampuan satu orang dengan orang lain.

  10. Warga negara mempunyai kewajiban menaati hukum dan pemerintahan sebelum menuntut hak mendapatkan jaminan sosial serta pemberdayaan.

Itulah contoh nilai mendarah daging dalam kehidupan sosial sehari-hari yang perlu diketahui. Semoga membantu! (eK)