Konten dari Pengguna

11 Ciri Mata Uang pada Masa Khalifah Abdul Malik

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri Mata Uang pada Masa Khalifah Abdul Malik. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri Mata Uang pada Masa Khalifah Abdul Malik. Sumber: Unsplash

Terdapat berbagai ciri mata uang pada masa Khalifah Abdul Malik yang dianggap unik pada masa tersebut.

Dikutip dari buku Perekonomian Islam: Sejarah dan Pemikiran oleh Fakhry Zamzam, di bawah kekuasaan Abdul Malik, Kerajaan Umayyah mencapai kejayaan dan kemuliaan. Beliau dipandang sebagai sosok khalifah yang perkasa dan cakap.

Di bawah kepemimpinannya, Khalifah Abdul Malik memproduksi mata uang dengan ciri tertentu karena suatu alasan. Bagaimana penjelasannya?

Ciri Mata Uang pada Masa Khalifah Abdul Malik

Ilustrasi Ciri Mata Uang pada Masa Khalifah Abdul Malik. Sumber: Unsplash

Khalifah Abdul Malik membuat kebijakan demi menyatukan daerah di bawah kekuasaan Islam dengan mengeluarkan koin emas Umayyah sebagai mata uang pada 691 Masehi. Koin tersebut menggantikan seluruh koin Sassania dan Bizantium di daerah yang dikelola Muslim.

Pada masa Khalifah Abdul Malik, dikeluarkan koin perak Sassania di Irak dan Iran serta koin tembaga dan emas Bizantium di Mesir dan Suriah dengan ciri-ciri sebagai berikut:

a. Koin Emas

Koin emas diperkenalkan sebagai mata uang saat terjadi perselisihan antara Umayyah dan Bizantium mengenai manfaat Islam dan Kristen. Adapun cirinya adalah sebagai berikut:

  1. Dibuat tahun 691 atau 692 Masehi.

  2. Memuat prasasti Arab yang disebut dinar.

  3. Serupa dengan dinar dalam ukuran, berat, serta memakai solidus Bizantium.

  4. Pada bagian depan, terdapat tiga sosok yang berdiri tanpa identitas yang diketahui.

  5. Terdapat gambar tiang yang diletakkan di atas tiga anak tangga dan lingkaran di atasnya.

  6. Pada bagian pinggir, tertulis Syahadat dalam bahasa Arab.

  7. Menekankan keesaan Tuhan.

  8. Tidak menyebutkan khalifah.

b. Dinar Baru

Dikeluarkannya koin emas, ditanggapi oleh Kaisar Bizantium Justinian II dengan membuat solidus baru. Maka dari itu, Khalifah Abdul Malik mengeluarkan dinar baru dengan ciri sebagai berikut:

  1. Pada bagian depan, terdapat sosok khalifah dengan hiasan kepala Arab dan pedang.

  2. Terdapat kalimat syahadat pada bagian pinggir.

  3. Sisi belakang mempunyai kolom dengan legenda baru di tepinya.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai berbagai ciri mata uang pada masa Khalifah Abdul Malik.(LAU)