Konten dari Pengguna

2 Asas Demokrasi Pancasila, Sistem Demokrasi di Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asas Demokrasi Pancasila. Sumber: Pexels.com/Element5 Digital
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asas Demokrasi Pancasila. Sumber: Pexels.com/Element5 Digital

Demokrasi Pancasila merupakan sistem pemerintahan di negara Indonesia. Asas Demokrasi Pancasila terdiri dua aspek, yaitu asas kerakyatan dan asas musyawarah untuk mufakat.

Selain mempunyai asas, Demokrasi Pancasila sebagai sistem pemerintahan pun mempunyai pilar. Pilar Demokrasi Pancasila ada sepuluh, dua di antaranya berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa dan berkedaulatan rakyat.

2 Asas Demokrasi Pancasila

Ilustrasi Asas Demokrasi Pancasila. Sumber: Pexels.com/Dio Hasbi Saniskoro

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang menganut sistem pemerintahan demokrasi. Namun, sistem demokrasi di Indonesia berbeda dari sistem demokrasi secara umum.

Negara Indonesia menganut Demokrasi Pancasila. Sistem Demokrasi Pancasila mempunyai dua asas, yaitu asas kerakyatan dan asas musyawarah untuk mufakat.

Dikutip dari buku Ensiklopedi Pancasila: Arti Pancasila dan Demokrasi Pancasila, Sugiarto, dkk. (2021: 21), berikut penjelasan mengenai dua macam asas Demokrasi Pancasila:

1. Asas Kerakyatan

Asas kerakyatan adalah asas atas kesadaran kecintaan terhadap rakyat, manunggal dengan nasib dan cita-cita rakyat, serta memiliki jiwa kerakyatan atau dalam arti menghayati kesadaran senasib dan satu cita-cita bersama rakyat.

2. Asas Musyawarah untuk Mufakat

Asas musyawarah untuk mufakat adalah asas yang memperhatikan dan menghargai aspirasi seluruh rakyat yang jumlahnya banyak, melalui forum permusyawaratan dalam rangka pembahasan guna menyatukan berbagai pendapat yang keluar, serta mencapai mufakat yang dijalani dengan rasa kasih sayang dan pengorbanan agar mendapat kebahagiaan bersama-sama.

10 Pilar Demokrasi Pancasila

Ilustrasi Asas Demokrasi Pancasila. Sumber: Pexels.com/Thirdman

Demokrasi Pancasila sebagai sistem pemerintahan bukan hanya memiliki asas, melainkan juga memiliki pilar. Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan 2 SMA Kelas XI, Hasim (2007: 43 – 44), berikut sepuluh pilar Demokrasi Pancasila:

  1. Berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa;

  2. Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM);

  3. Berkedaulatan rakyat;

  4. Didukung oleh kecerdasan warga negara;

  5. Menganut sistem pemisahan atau pembagian kekuasaan;

  6. Menerapkan prinsip rule of law;

  7. Menjamin otonomi daerah;

  8. Berkeadilan sosial;

  9. Mengusahakan kesejahteraan rakyat; serta

  10. Sistem peradilan yang merdeka, bebas, dan tidak memihak.

Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa Demokrasi Pancasila merupakan sistem pemerintahan Indonesia. Asas Demokrasi Pancasila adalah asas kerakyatan dan asas musyawarah untuk mufakat. (AA)