2 Contoh Sosial Budaya Kerajaan Tarumanegara

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua kedua di Nusantara yang berdiri pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi di Jawa Barat. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kehidupan contoh sosial budaya Kerajaan Tarumanegara yang berkembang cukup pesat.
Mengutip dari Buku Sejarah Indonesia, Fatayat Ridlo Mintarsih, (2023:47), Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Jayasingawarman pada abad ke-358 M. Kerajaan ini mencapai masa kejayaannya saat dipimpin oleh Purnawarman sang cucu Jayasingawarman.
Contoh Sosial Budaya Kerajaan Tarumanegara
Berikut adalah dua contoh sosial budaya Kerajaan Tarumanegara yang berkembang pesat.
1. Kehidupan Sosial Kerajaan Tarumanegara
Upaya Raja Purnawarman yang berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakatnya pada saat itu sudah teratur sangat rapi.
Raja Purnawarman selalu memperhatikan kedudukan Brahmana dalam melaksanakan upacara yang dilakukan sebagai tanda penghormatan kepada para dewa.
Raja Purnawarman penguasa Kerajaan Tarumanegara dikenal sebagai pemeluk agama Hindu yang taat. Untuk itu kehidupan sosial agamanya dipengaruhi oleh agama Hindu.
2. Kehidupan Budaya Kerajaan Tarumanegara
Tingkat kebudayaan masyarakat pada masa itu sudah tinggi. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan sejarah, teknik, dan cara penulisan huruf dari prasasti sudah bagus.
Keberadaan prasasti-prasasti ini menunjukkan telah berkembangnya kebudayaan menulis di Kerajaan Tarumanegara. Berikut beberapa contoh prasastinya.
Peninggalan Ciaruteun
Peninggalan prasasti ini ditemukan di Sungai Ciaruteun, sebelah Sungai Cisadane. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris.
Penulisan ini disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping prasasti terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.
Prasasti Pasir Jambu
Prasasti Pasir Jambu ditemukan di bukit Koleangkak tepatnya berada di perkebunan jambu yang berlokasikan sekitar 30 km dari sebelah barat Bogor.
Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya pujian pada masa pemerintahan Raja Mulawarman.
Prasasti Pasir Awi
Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. Peninggalan prasasti ini ditulis dalam bentuk aksara ikal yang sampai saat ini belum bisa dibaca secara pasti.
Demikianlah contoh sosial budaya Kerajaan Tarumanegara yang berkesinambungan satu sama lain. Melalui aspek-aspek ini, masyarakat mampu membangun peradaban yang harmonis dan mampu berkembang lebih pesat kedepannya. (Dista)
Baca Juga: 3 Contoh Social Media Campaign dalam Kehidupan Bermasyakarat
