25 Contoh Nilai Praksis Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai khusus yang terkandung di dalam setiap silanya, termasuk nilai praksis. Ada banyak contoh nilai praksis Pancasila yang perlu dijadikan sebagai pedoman, seperti menghormati kebebasan beribadah setiap individu.
Inthaly dan Almubarog dalam Nilai Praksis Pancasila Sebagai Modal Pengembangan Sumber Daya Manusia Era Society 4.0 dalam Rangka Mendukung Pertahanan Negara mengungkapkan bahwa nilai praksis Pancasila patut dijadikan sebagai dasar berperilaku oleh masyarakat dan pemerintah.
Untuk memahami lebih lanjut seputar contoh nilai praksis Pancasila, baca artikel ini sampai selesai.
Contoh Nilai Praksis Pancasila
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, nilai praksis Pancasila terkandung di dalam setiap silanya. Adapun beberapa contoh nilai praksis pancasila adalah.
Contoh Nilai Praksis Pancasila Sila ke-1
Tidak memaksa warga negara Indonesia untuk menganut agama tertentu, tetapi hukum Indonesia mengharuskan setiap warganya untuk menganut suatu agama.
Pemerintah perlu menjamin kehidupan umat beragama dan toleransi antarumat.
Mengabdi kepada Tuhan untuk memenuhi setiap kewajibannya menurut agama masing-masing.
Tidak melakukan larangan menurut agama masing-masing.
Percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahwa setiap tindakan manusia akan diawasi dan manusia harus tanggung jawab atas setiap perbuatannya.
Contoh Nilai Praksis Pancasila Sila ke-2
Meyakini jika setiap individu mempunyai hak kekuasaan, cipta, serta kekuatan yang tak sama dengan makhluk lain.
Pemerintah perlu berupaya meningkatkan potensi setiap masyarakat.
Pengakuan atas martabat manusia.
Penghormatan demi mencapai kemerdekaan, termasuk hak setiap orang.
Pemerintah perlu mewujudkan keadilan yang kuat.
Contoh Nilai Praksis Pancasila Sila ke-3
Memaknai nilai nasionalisme dengan mencintai bangsa dan negara.
Berkomitmen terhadap tanah air dan memberdayakan setiap warga negara.
Menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Menghapus berbagai kekuasaan dan memperoleh kekuasaan berdasarkan asal serta suku.
Memahami nilai persatuan Indonesia untuk menumbuhkan tata kelola masyarakat yang baik.
Contoh Nilai Praksis Pancasila Sila ke-4
Setiap rakyat Indonesia mempunyai kedudukan yang sama.
Gotong royong adalah nilai yang perlu diterima dan dijalani pemerintah maupun masyarakat Indonesia.
Pemerintah dari tingkat terendah sampai tertinggi adalah aspek yang perlu berkembang sesuai dengan pedoman.
Pengakuan nilai kedaulatan berada di tangan rakyat.
Pemerintah perlu menjunjung kepentingan rakyat, bukan kelompok.
Contoh Nilai Praksis Pancasila Sila ke-5
Masyarakat yang adil dan makmur perlu dicapai oleh setiap aparatur pemerintah.
Setiap warga negara harus saling menghormati.
Menjunjung prinsip pemerintah yang mendorong kemajuan dan pembangunan.
Pemerintah perlu melindungi setiap warga negara Indonesia.
Menjaga keseimbangan antara hak serta kewajiban.
Demikian sederet penjelasan seputar contoh nilai praksis Pancasila yang perlu dianut masyarakat dan pemerintah. [ENF]
