3 Contoh Dialog yang Bagus dalam Cerita Pendek

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu tentu sudah tidak asing dengan cerita pendek, bukan? Salah satu karya fiksi ini dianggap sulit dibuat, terutama di bagian dialog. Untuk itu, kamu membutuhkan contoh dialog yang bagus sebelum memutuskan menulis cerpen.
Menurut Somali dan Khambali dalam Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, dialog termasuk unsur intrinsik dalam cerita pendek yang sangat penting. Sebab, kehadiran dialog bisa membangun roh cerita.
Lantas, apa saja contoh dialog yang bagus dalam cerita pendek? Yuk, simak penjelasan artikel ini sampai habis.
3 Contoh Dialog Cerita Pendek
Salah satu contoh dialog yang bagus dalam cerita pendek harus memenuhi kaidah penulisan dan melatih gaya kebahasaan penulis.
Nah, berikut ini terdapat beberapa contoh dialog yang bagus dalam cerita pendek yang bisa kamu pelajari, di antaranya:
1. Memperhatikan Kaidah Kepenulisan
Salah satu contoh dialog yang bagus dalam cerita pendek adalah kaidah penulisannya yang tepat. Berbeda dengan kalimat aktif, penulisan dialog memiliki beberapa poin penting yang perlu diperhatikan.
Adapun beberapa poin agar membuat dialogmu bagus adalah sebagai berikut.
Memperhatikan tanda untuk mengakhiri dialog, seperti titik atau koma.
Memperhatikan penulisan nama serta cara memanggil seseorang dalam dialog.
Lantas, bagaimana contoh dialog yang bagus berdasarkan poin-poin penting di atas? Caranya tidak sulit, kok.
Beberapa contoh dialog yang bagus berdasarkan kaidah penulisan adalah sebagai berikut.
Abel menggelengkan kepala dan berujar, "Sudah lebih dari 3 jam aku menunggu di sini dan kau tak bisa dihubungi."
"Sudah lebih dari 3 jam aku menunggu di sini dan kau tak bisa dihubungi," kata Abel sambil menggelengkan kepala.
Andita bertanya kepada ibu, "Kapan Ayah pergi ke Bandung?"
"Balik dari Bandung, Ayah jangan lupa membelikan oleh-oleh, ya?"
2. Menghindari Percakapan Monoton
Contoh dialog yang bagus dalam menulis cerpen berikutnya adalah menghindari penggunaan percakapan yang monoton.
Banyak penulis pemula yang mencoba menambahkan dialog untuk memperpanjang cerita, tetapi justru menjadi percakapan monoton dan tidak berpengaruh pada jalannya cerita.
Lalu, bagaimana contoh dialog yang bagus itu?
Nah, kamu hanya perlu menuliskan dialog-dialog yang memang dibutuhkan dalam cerita. Apabila dalam suatu dialog hanya sekadar untuk bertanya kabar atau dari mana, lebih baik abaikan saja.
Berikut ini ada contoh dialog yang bisa kamu jadikan pedoman.
"Ada banyak hal yang kusyukuri dalam hidup ini. Salah satunya adalah mengenal kamu," ujarku malu-malu.
"Andai saja aku mempersiapkannya dengan matang, aku pasti bisa mendapatkan hasil yang lebih baik," tukas Alina pelan usai melihat hasil juara olimpiade.
3. Menggunakan Teknik "Show, Don't Tell"
Salah satu contoh dialog yang bagus adalah menerapkan teknik "show, don't tell".
Teknik ini merupakan satu hal yang umum digunakan dalam penulisan cerpen. Teknik "show, don't tell" digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian, bukan menceritakannya.
Berikut ini adalah contoh penulisan dialog tanpa menerapkan teknik tersebut.
"Aku sering ketakutan saat tidur sendirian," ujarku pada Tania.
Nah, agar cerita pendekmu lebih menarik, coba ikuti contoh dialog yang bagus berikut.
"Saat tidur sendiri, aku sering celingukan ke sana ke mari untuk memastikan tidak ada siapapun dalam kamarku," ujarku pada Tania.
Nah, apakah kini kamu sudah paham tentang contoh dialog yang bagus dalam cerita pendek?
Kamu bisa mencoba berlatih menulis dengan menerapkan trik di atas sesering mungkin. Dengan begitu, lambat laun dialog cerita pendekmu akan enak dibaca. [ENF]
