3 Contoh Negara Diktator di Dunia yang Paling Kejam

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepanjang sejarah, dunia pernah menyaksikan kekuasaan otoriter yang dijalankan beberapa contoh negara diktator di dunia. Pemerintahan diktator ditandai kekuasaan yang absolut, penindasan pada lawan politik, bahkan pelanggaran hak asasi manusia.
Dikutip dari Utami, Masita. Dkk (2022), Negara dan Kediktatoran: Perspektif Psikologi Sosial, Jurnal Flourishing, 241, diktator adalah penguasa yang kurang demokratis, mendapatkan kekuasaan mutlak tanpa memperhatikan keinginan rakyat.
Contoh Negara Diktator di Dunia yang Paling Kejam
Berikut ini adalah beberapa contoh negara diktator di dunia yang paling kejam, disertai sejarah kekuasaan dan dampaknya pada rakyat.
1. Jerman (1933–1945)
Jerman di bawah pemerintahan Adolf Hitler menjadi negara diktator pada 1933-1945. Diktator Jerman ini memimpin Partai Nazi dan menjadi Kanselir pada sekitar tahun 1933.
Ia kemudian menjadi pemimpin absolut (Führer) yang menjalankan pemerintahan secara fasis. Masa kekuasaannya dikenal sebagai periode paling gelap sepanjang sejarah dunia.
Adolf Hitler memicu Perang Dunia II dan melakukan Holocaust. Pembunuhan sistematis ini adalah genosida kepada sekitar 6 juta orang Yahudi dan jutaan korban lainnya.
Kekejaman Hitler tidak hanya sampai pada pembunuhan massal saja. Diktator ini juga melakukan eksperimen manusia, kamp konsentrasi, bahkan penindasan brutal terhadap oposisi.
2. Korea Utara
Korea Utara adalah contoh negara diktator modern yang masih bisa dirasakan sampai saat ini. Pemerintahan diktator dimulai sejak kepemimpinan Kim Il Sung, hingga dilanjutkan oleh putranya, Kim Jong Un.
Pemerintahannya dikenal sangat tertutup, represif, dan penuh propaganda. Rakyat Korea Utara pun hidup di bawah pengawasan yang ketat, tidak memiliki kebebasan berpendapat, bahkan sering mengalami pelanggaran HAM berat.
3. Uni Soviet (1924–1953)
Joseph Stalin adalah pemimpin Uni Soviet yang dikenal sebagai seorang diktator komunis yang begitu kejam. Ia dikenal memimpin negara dengan tangan besi.
Bahkan, ia juga melakukan berbagai kebijakan yang menyebabkan penderitaan massal. Salah satu tindakan kejamnya adalah melakukan pembersihan besar-besaran (Great Purge).
Great purge merupakan upaya yang dilakukan di mana jutaan orang ditangkap, dibuang ke kamp kerja paksa (Gulag), atau dieksekusi. Kebijakannya mengenai kolektivisasi pertanian juga menyebabkan kelaparan besar di Ukraina (Holodomor) yang menyebabkan tewasnya jutaan jiwa.
Ketiga contoh negara diktator di dunia tersebut menunjukkan bagaimana pemerintahan dapat menimbulkan penderitaan luar biasa. Belajar dari peristiwa ini penting supaya dunia tidak kembali jatuh ke dalam kekuasaan absolut yang merenggut hak manusia. (Zen)
Baca Juga: Sejarah Tol Trans Jawa yang Selalu Jadi Andalan saat Mudik Lebaran
