Konten dari Pengguna

3 Jenis Manusia Purba di Indonesia yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pexels/Boris Hamer. Sumber: Pexels/Boris Hamer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pexels/Boris Hamer. Sumber: Pexels/Boris Hamer

Indonesia merupakan salah satu negara dengan peninggalan manusia purba yang beragam. Ada beberapa jenis manusia purba di Indonesia yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Indonesia.

Dikutip dari Buku Seri Jelajah Sains, Manusia dan Penemuannya, Trija Fayeldi dkk, (2012), manusia purba adalah jenis manusia yang hidup jutaan tahun yang lalu. Manusia purba tersebar di beberapa penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

3 Jenis Purba Manusia Purba di Indonesia

Ilustrasii manusia purba di indonesia. Sumber: Pexels/Engin Akyurt

Manusia purba hidup di alam. Awalnya hidup dari memakan umbi-umbian, lalu belajar untuk memburu hewan liar. Berikut adalah beberapa jenis manusia purba di Indonesia yang memberikan wawasan berharga.

1. Meganthropus Paleojavanicus

Jenis ini ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald pada tahun 1936-1941 di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah. Di dalam fosil bertubuh besar, ditemukan gigi, tengkorak, dan rahang.

Ciri-ciri dari Meganthropus Paleojavanicus yaitu:

  • Rahang yang tegap dengan geraham besar

  • Tulang pipi tebal

  • Kening menjorok ke depan dengan tonjolan belakang kepala tajam

  • Tidak memiliki tulang dagu

  • Otot-otot tengkuk kuat

2. Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus ditemukan di lembah Bengawan, Solo, Desa Trinil, Jawa Tengah oleh Eugene Dubois tahun 1891. Penamaannya memiliki arti manusia kera yang berjalan tegak lurus dan diketahui sebagai spesies manusia yang hidup sekarang.

Ciri-ciri dari Pithecanthropus Erectus:

  • Tinggi badan sekitar 160-180 cm

  • Volume otak berkisar 750-900 cc

  • Rahang yang menonjol ke depan

  • Tidak memiliki dagu

  • Terdapat tonjolan kening di dahi

  • Hidung yang lebar dan lebar tegap

3. Pithecanthropus Mojokertensis

Fosil ini merupakan paling tua. Pithecanthropus Mojokertensis ditemukan di Perning, Mojokerto, Jawa Timur oleh Weidenreich dan G.H.R Von Koenigswald pada tahun 1936.

Beberapa ciri dari Pithecanthropus Mojokertensis, yaitu:

  • Badan tegap, tinggi badan 165-180 cm

  • Alat pengunyah yang kuat

  • Tulang kening tebal, melebar dan menonjol sampai ke pelipis

  • Belum ada tulang dagu

  • Isi tengkorak diperkirakan antara 750-1300 cc

  • Terdapat tulang yang menonjol di belakang kepala

Itulah tiga jenis manusia purba di Indonesia yang perlu diketahui. Temuan fosil-fosil ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana manusia berkembang dan bertahan hidup di lingkungan yang berbeda-beda sepanjang sejarah evolusi manusia. (NOV)

Baca juga: Arti Pithecanthropus Erectus dalam Sejarah Manusia Purba yang Menakjubkan