Konten dari Pengguna

3 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia dan Ciri-cirinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia. Sumber: Pexels.com/Steven Hylands
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia. Sumber: Pexels.com/Steven Hylands

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang mempunyai banyak peninggalan sejarah, baik itu masa penjajahan, kerajaan, maupun jejak kehidupan manusia purba. Secara umum, ada tiga jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia.

Tiga jenis tersebut meliputi Meganthropus, Pithecanthropus, dan Homo sapiens. Setiap jenis manusia purba tersebut memiliki ciri masing-masing, contohnya Meganthropus yang memiliki tulang pipi tebal dan Pithecanthropus yang memiliki otak tengkuk kecil.

3 Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

Ilustrasi Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia. Sumber: Pexels.com/Tom Fisk

Salah satu topik yang dapat muncul dalam pembahasan sejarah adalah manusia purba. Layaknya topik sejarah, topik tentang manusia purba pun mempunyai acuan atau dasar yang berupa penemuan fosil manusia purba.

Fosil manusia purba banyak ditemukan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Secara umum, ada tiga jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia, yaitu Meganthropus, Pithecanthropus, dan Homo sapiens.

Dikutip dari buku berjudul Buku Siswa Sejarah (Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial) untuk SMA/MA Kelas X, Widodo (2021: 56 – 59), berikut adalah penjelasan mengenai tiga jenis manusia purba di Indonesia beserta ciri-cirinya:

1. Meganthropus

Meganthropus merupakan jenis manusia purba yang ditemukan di wilayah Indonesia. Jenis tersebut memiliki nama lengkap Meganthropus paleojavanicus yang artinya manusia purba bertubuh besar tertua di Jawa.

Fosil Meganthropus paleojavanicus ditemukan di daerah Sangiran, Jawa Tengah pada rentang tahun 1936 – 1941 oleh seorang peneliti Belanda bernama Von Koenigswald. Ciri fisik manusia purba Meganthropus, antara lain:

  • Tulang pipi tebal;

  • Otot kunyah kuat;

  • Tonjolan kening yang mencolok;

  • Tonjolan belakang yang tajam;

  • Tidak memiliki dagu;

  • Perawakan tegap; dan

  • Memakan tumbuhan.

2. Pithecanthropus

Pithecanthropus merupakan fosil manusia purba yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Fosil tersebut berasal dari Pleistosen bawah dan tengah.

Manusia purba Pithecanthropus sudah memakan segala, tetapi belum diolah. Ciri fisik Pithecanthropus, antara lain:

  • Badan tegap;

  • Punya gigi geraham;

  • Kening yang menonjol;

  • Tidak punya dagu;

  • Punya tulang tengkorak bagian atap yang lonjong;

  • Otak tengkuknya kecil; dan

  • Berjalan seperti kera.

3. Homo Sapiens

Selain Meganthropus dan Pithecanthropus, manusia purba jenis homo sapiens juga ditemukan di Indonesia. Kehidupan Homo sapiens sangat sederhana dan mengembara.

Ciri fisik manusia purba homo sapiens, antara lain:

  • Berdiri dan berjalan dengan tegak;

  • Otot tengkuk mengalami penyusutan;

  • Gigi dan alat kunyah mengalami penyusutan;

  • Muka tidak menonjol ke depan; serta

  • Dagu dan tulang Rahat tidak terlalu kuat.

Berdasarkan penjelasan di atas, jelas bahwa ada tiga jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Jenis manusia purba tersebut mempunyai nama Meganthropus, Pithecanthropus, dan Homo sapiens. (AA)