3 Misteri Antarktika yang Terbesar dan Tersembunyi

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Misteri Antarktika selalu memikat dengan berbagai keajaiban yang tersimpan di dataran es Antarktika.
Dikutip dari situs wayfairertravel.com, sebagai wilayah terpencil terakhir di dunia yang belum dijelajahi, Antarktika selalu diselimuti misteri dan sebagai wilayah yang ekstrem, Antarktika juga pandai menjaga rahasianya.
Benua beku ini berukuran sekitar 1,5 kali ukuran Amerika Serikat dan 99 persennya tertutup es yang merupakan 90 persen dari semua es di Bumi.
Misteri Antarktika
Menjadi benua satu-satunya di muka Bumi yang tertutup es hampir sepenuhnya, berikut adalah beberapa misteri Antarktika yang terbesar dan tersembunyi.
1. Danau Bawah Tanah
Dikutip dari situs wayfairertravel.com, sulit untuk membayangkan apa pun di bawah lapisan es tebal Antarktika tetapi para ilmuwan telah menemukan sejumlah danau bawah tanah.
Pertama kali ditemukan pada tahun 1970 dengan radar, diperkirakan ada sekitar 400 danau yang berada di bawah es sedalam 3 kilometer di wilayah yang dieksplorasi.
Para ilmuwan percaya bahwa danau-danau itu terbentuk setelah Antarktika terpisah dari Gondwanaland, benua super purba. Danau-danau itu tidak membeku karena tekanan dari berat lapisan es.
2. Lubang Misterius Antarktika
Misteri Antarktika lainnya adalah lubang misterius Antarktika.
Dikutip dari situs antarcticaruises.com, pada pertengahan tahun 1970-an, setelah peluncuran satelit pertama, ‘lubang misterius’ pertama di es laut musim dingin Laut Weddell Antarktika didokumentasikan.
Lubang misterius di Antarktika ini muncul kembali pada pertengahan dan akhir tahun 2010-an dengan celah seluas 13.000 mil persegi yang terbuka pada bulan Agustus 2016 dan lubang seluas 19.000 mil persegi yang muncul pada September dan Oktober 2017.
Lubang misterius lainnya juga terbuka di tahun 2019.
3. Blood Falls
Di the McMurdo Dry Valley, air terjun berwarna merah terang setinggi 5 tingkat mengalir dari Gletser Taylor ke Danau Bonney. Air terjun ini terlihat seperti semburan darah dari luka di es.
Meski begitu, para ilmuwan baru-baru ini menemukan penyebab di balik fenomena misterius ini. Air yang mengaliri Blood Falls atau Air Terjun Darah dulunya adalah danau asin yang kini terputus dari atmosfer akibat terbentuknya gletser di atas danau.
Airnya terawetkan 400 meter di bawah tanah dan menjadi semakin asin seiring berjalannya waktu. Sekarang 3 kali lebih asin daripada air laut dan tidak dapat membeku.
Ketika air yang kaya akan zat besi itu meresap melalui celah di gletser dan bersentuhan dengan udara, zat besi itu teroksidasi dan berkarat sehingga air itu berubah menjadi warna merah tua.
Demikianlah penjelasan terkait beberapa misteri Antarktika.
Benua ini adalah sudut yang paling membingungkan dan tidak dapat dijelaskan di Bumi dan meski para ilmuwan di seluruh dunia telah berupaya keras, semua rahasianya mungkin tidak akan pernah diketahui. (Mey)
Baca juga: Apa yang Akan Terjadi Jika Semua Es di Antartika Mencair? Inilah Penjelasannya
