Konten dari Pengguna

3 Penyebab Pergolakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Pergolakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Fahmi Anwar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Pergolakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Fahmi Anwar

Indonesia pernah mengalami masa-masa keruh pada awal kemerdekaan, salah satunya adalah masa pergolakan di dalam negeri. Penyebab pergolakan pada awal kemerdekaan Indonesia sangat kompleks.

Kompleksitas tersebut terjadi karena ada banyak pergolakan yang terjadi. Beberapa di antaranya adalah Pemberontakan PKI Madiun, APRA, RMS, DI/TII, serta G30S PKI.

3 Penyebab Pergolakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia

Ilustrasi Penyebab Pergolakan pada Awal Kemerdekaan Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Benedikt Zinn

Indonesia telah melakukan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Namun, momen tersebut tidak secara serta-merta membuat Indonesia bebas dari masalah.

Setelah proklamasi kemerdekaan, Indonesia masih mengalami sejumlah masalah. Salah satu di antaranya adalah pergolakan yang terjadi di dalam negeri.

Penyebab pergolakan pada awal kemerdekaan Indonesia sangat kompleks karena ada sejumlah pemberontakan yang terjadi. Berikut adalah ringkasan mengenai penyebab pergolakan yang pernah terjadi di Indonesia:

1. Paham Komunis

Paham komunis merupakan salah satu penyebab terjadinya pergolakan pada awal kemerdekaan Indonesia. Pada masa itu, partai Komunis kembali hadir ke Indonesia setelah keluarnya Maklumat Pemerintah Nomor X mengenai izin berdirinya partai politik.

Contoh pemberontakan yang terjadi akibat paham komunis adalah Pemberontakan PKI Madiun. Mengutip dari buku Sejarah 3 SMA Kelas XII Program Ilmu Sosial karya Sardiman (2008: 80), PKI menempuh beberapa strategi dalam pemberontakan, yaitu:

  • Propaganda, agitasi (menghasut), dan pemogokan serta mengadakan kekacauan teror di berbagai daerah.

  • Semua pasukan pro gerakan PKI yang ada di front pertempuran ditarik mundur ke tempat-tempat strategis. Tujuannya, agar cepat dapat menghubungkan dengan Madiun sebagai basis kekuatan PKI.

  • Menciptakan Surakarta sebagai daerah liar yang kacau agar Madiun lepas dari perhatian pemerintah.

2. Perbedaan Pendapat

Pergolakan di masa awal kemerdekaan Indonesia juga terjadi karena perbedaan pendapat, baik dalam hal ideologi, pandangan, maupun hal lain mengenai kenegaraan. Contoh pergolakan yang terjadi adalah APRA (Angkatan Perang Ratu Adil).

Sardiman (2008: 83) menjelaskan bahwa APRA memiliki tujuan mempertahankan bentuk federal di Indonesia dan adanya tentara pada negara-negara bagian RIS. Gerakan APRA melakukan serangan terhadap Kota Bandung tanggal 23 Januari 1950.

3. Ketidakpuasan terhadap Kebijakan

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan pergolakan yang terjadi akibat ketidakpuasan terhadap kebijakan, terutama tidak puas dengan proses kembalinya Negara Kesatuan setelah Konferensi Meja Bundar (KMB).

Pemberontakan yang termasuk gerakan separatis tersebut menggunakan unsur KNIL yang merasa tidak pasti mengenai statusnya setelah KMB. Pada masa itu, sempat diadakan Konferensi Maluku di Semarang untuk membendung perluasan pengaruh RMS.

Demikian diketahui bahwa penyebab pergolakan pada awal kemerdekaan Indonesia sangat kompleks. Beberapa di antaranya adalah karena paham komunis, perbedaan pendapat, ketidakpuasan terhadap keputusan. (AA)