3 Penyebab Runtuhnya Bani Umayyah setelah 91 Tahun Berkuasa

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bani Umayyah merupakan salah satu dinasti yang pernah berjaya dalam masa peradaban Islam, tetapi mengalami keruntuhan pada tahun 750 Masehi. Penyebab runtuhnya Bani Umayyah setelah 91 tahun berkuasa meliputi banyak faktor.
Salah satu faktor penyebabnya adalah kebiasaan hidup berfoya-foya dalam kemewahan. Selain itu, munculnya gerakan dari kelompok pemberontak juga turut menjadi penyebab runtuhnya Dinasti Bani Umayyah.
3 Penyebab Runtuhnya Bani Umayyah
Bani Umayyah merupakan dinasti pada masa peradaban Islam yang pernah mencapai masa kejayaan. Pendiri dari Dinasti Umayyah bernama Muawiyah bin Abu Sufyan bin Harb bin Umayyah bin Abdul Syams bin Abdul Manaf bin Qusay bin Kilab.
Dinasti Bani Umayyah mulai berkuasa sejak tahun 661 Masehi. Namun, dinasti yang didirikan oleh Muawiyah itu runtuh setelah 91 tahun berkuasa, tepatnya pada tahun 750 Masehi.
Penyebab runtuhnya Bani Umayyah meliputi banyak faktor, yaitu hidup berfoya-foya, kesukuan, dan pemberontakan. Berikut penjelasan ringkasnya mengenai tiga faktor yang menyebabkan Bani Umayyah runtuh:
1. Perilaku Berfoya-foya
Salah satu penyebab keruntuhan Bani Umayyah adalah berfoya-foya. Mengutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas XI, Subchi (2015: 17), hal tersebut terjadi karena meningkatnya kekayaan negara dan melimpahnya budak pada masa itu.
Sejumlah sejarawan, seperti at-Tabari, al-Ya’qubi, dan al-Mas’udi mengemukakan bahwa penguasa Dinasti Bani Umayyah kala itu lebih suka berburu. Selain itu, penguasa dinasti tersebut juga suka minum-minuman dan tenggelam dalam alunan musik.
2. Kesukuan
Selain kebiasaan buruk berupa hidup berfoya-foya dalam kemewahan, Bani Umayyah juga runtuh akibat kesukuan. Ukhuwah Islamiyah yang dahulu dibangun berdasarkan Islam sebenarnya berhasil mengatasi disintegrasi dalam kehidupan sosial.
Mengutip dari buku yang sama, Subchi, (2015: 17), namun, seiring perjalanan waktu, hal tersebut tidak dapat dipertahankan lagi. Kelemahan klasik dari kehidupan sosial masyarakat Arab cenderung menekankan pada sikap individualisme dan kesukuan.
3. Pemberontakan
Faktor lain yang turut menjadi penyebab keruntuhan Bani Umayyah adalah munculnya kelompok pemberontak. Kala itu, kelompok Syi’ah tidak pernah menyetujui keluarga Dinasti Bani Umayyah menjadi penguasa.
Selain itu, ada pula Gerakan Abbasiyah yang bekerja sama dengan kaum Syi’ah. Kelompok tersebut kemudian berhasil menumbangkan Dinasti Bani Umayyah.
Penyebab runtuhnya Bani Umayyah setelah 91 tahun berkuasa meliputi banyak faktor. Tiga di antaranya adalah perilaku berfoya-foya, kesukuan, dan pemberontakan. (AA)
