3 Periode Turunnya Al-Qur'an dan Sejarahnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Periode turunnya Al-Qur'an jadi salah satu sejarah yang penting untuk diketahui oleh umat Islam. Sebab, diketahui Al-Qur'an diturunkan oleh Allah secara berangsur-angsur pada sejumlah periode waktu tertentu.
Al-Qur'an merupakan kitab suci bagi umat Islam. Dikutip dari buku Pembelajaran Al-Qur'an, Andreas S P, S.Sn, M.Sn, ACA., dkk., (2021:17), terdapat 114 surat dalam Al-Qur'an yang menjadi sumber pedoman kehidupan bagi umat Islam.
3 Periode Turunnya Al-Qur'an untuk Diketahui Umat Islam
Dikutip dari situs uinsgd.ac.id, diketahui Al-Qur'an turun kepada Nabi Muhammad Saw. melalui tiga tahapan atau tiga periode. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai periode turunnya Al-Qur’an, berikut adalah sejarah selengkapnya.
1. Turun dari Allah ke Lauhul Mahfudz
Tahapan atau periode pertama turunnya Al-Qur'an adalah dari Allah ke Lauhul Mahfudz. Tempat tersebut merupakan catatan mengenai segala ketentuan dan kepastian yang telah Allah tetapkan.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt. yang berada di surat Al-Buruj ayat 21-22. Dalam surat tersebut terdapat ayat yang berarti, "Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al-Qur’an yang mulia. Yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh."
2. Turun dari Lauhul Mahfudz ke Bait Al-Izzah
Tahap kedua dalam 3 periode turunnya Al-Qur'an adalah turunnya wahyu atau Al-Qur'an dari Lauhul Mahfudz ke Bait Al-Izzah atau Baitul Izzah. Turunnya Al-Qur'an pada tahap kedua ini terjadi pada bulan Ramadan dan bertepatan dengan malam lailatul qadar.
Hal tersebut diketahui melalui firman Allah Swt. dalam surat Al-Baqarah ayat 185. Dalam ayat tersebut terdapat arti, "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
3. Turun dari Bait Al-Izzah kepada Nabi Muhammad secara Berangsur
Tahap terakhir dari proses turunnya Al-Qur'an adalah ketika kitab suci tersebut turun berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad Saw. setelah dari Bait Al-Izzah. Pada tahap ini Al-Qur'an diturunkan melalui malaikat Jibril kepada Rasulullah Saw.
Setiap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sesuai dengan peristiwa yang terjadi saat itu. Oleh sebab itu, Al-Qur'an diturunkan kepada Rasulullah secara berangsur selama beberapa tahun.
Melalui periode turunnya Al-Qur'an tersebut, maka bisa diketahui bahwa kitab suci umat Islam ini diturunkan secara berangsur-angsur. Dengan mengetahui hal tersebut, maka pemahaman akan kitab suci kian bertambah. (Prima)
Baca Juga: 2 Komunitas Sejarah di Bandung yang Menarik untuk Diikuti
