Konten dari Pengguna

3 Pertanyaan tentang Masa Orde Baru beserta Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan tentang masa Orde Baru (gambar: unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan tentang masa Orde Baru (gambar: unsplash.com)

Materi pelajaran Sejarah memberi berbagai informasi tentang apa saja yang telah dilalui oleh Indonesia dan dunia, termasuk mengenai masa Orde Baru yang sangat memengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia. Apa saja pertanyaan tentang masa Orde Baru?

Untuk mengetahui berbagai pertanyaan dan jawaban mengenai hal tersebut, simak uraian di bawah ini.

Pertanyaan tentang Masa Orde Baru

Ilustrasi pertanyaan tentang masa Orde Baru (gambar: unsplash.com)

Orde Baru (Orba) merupakan tatanan pemerintahan yang menerapkan sistem baru yang dimulai dari masa jabatan Presiden Soeharto dari tahun 1966 sampai tahun 1998. Presiden Soeharto sendiri merupakan Presiden Kedua Indonesia.

Supersemar atau Surat Perintah 11 Maret 1966 yang dikeluarkan menjadi awal dari lahirnya Orba. Dalam surat tersebut, diperintahkannya Soeharto untuk memegang jabatan sebagai presiden selanjutnya. Perintah tersebut datang dari Presiden Soekarno.

Berikut adalah beberapa pertanyaan tentang masa Orde Baru di dalam materi pelajaran Sejarah.

Soal 1

Tanya: Jelaskan apa tujuan kebijakan penyederhanaan atas partai masa Orde Baru!

Jawaban: Kebijakan penyederhanaan atas partai masa Orba atau Orde Baru memiliki tujuan untuk mengurangi adanya konflik politik dan membantu memudahkan pembangunan nasional.

Kemudian, tujuan lainnya adalah usaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran aspirasi dari masyarakat. Kebijakan ini dilaksanakan melalui Sidang Umum MPR tahun 1973.

Soal 2

Tanya: Jelaskan bagaimana proses penggabungan partai politik masa Orde Baru!

Jawaban: Bergabungnya partai-partai politik di masa Orde Baru dilakukan melalui Sidang Umum MPR tahun 1973. Terdapat sembilan partai yang bergabung dan menjadi dua partai berdasarkan pandangannya.

Partai pertama disebut PPP (Partai Persatuan Pembangunan) terdiri dari Perti, Parmusi, NU, dan PSII. Lalu, yang kedua, bergabung menjadi PDI (Parta Demokrasi Indonesia) terdiri dari Parta Katolik, PNI, Parkindo, IPKI, dan Partai Murba.

Soal 3

Tanya: Jelaskan apa saja upaya stabilisasi sosial dan politik masa Orde Baru!

Jawaban: Upaya stabilisasi pada masa Orde Baru sebagai berikut.

  • Menangkap dan menahan orang-orang yang terlibat dengan Partai Komunis Indonesia.

  • Menyeragamkan ideologis melalui ideologi.

  • Pancasila dapat memberantas ideologi yang berupa sayap kanan (Agamis) dan sayap kiri (Komunis).

  • Melakukan upaya depolitisasi partai melalui kebijakan penyederhanaan partai politik. (AML)