Konten dari Pengguna

3 Tujuan Imperialisme Kuno yang Penting Dimengerti

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Imperialisme Kuno. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Imperialisme Kuno. Sumber: Unsplash

Tujuan imperialisme kuno adalah gold, glory, dan gospel yang menjadi semangat tersendiri bagi berbagai bangsa untuk menguasai wilayah lain dengan cara menjajah.

Dikutip dari buku Sejarah Peradaban Islam oleh Suyuthi Pulungan, istilah imperialisme pertama kali diperkenalkan di Prancis tahun 1830-an pada masa imperium Napoleon Bonaparte.

Imperialisme kuno mempunyai tiga tujuan,yaitu gold, glory, dan gospel. Bagaimana penjelasan lengkap dari ketiga tujuan tersebut yang pernah terjadi di Indonesia?

Tujuan Imperialisme Kuno

Ilustrasi Tujuan Imperialisme Kuno. Sumber: Unsplash

Imperialisme kuno terjadi sejak abad ke-15 yang dimulai oleh bangsa Portugis dan Spanyol. Salah satu contohnya, yaitu dilakukan oleh penjajah Portugis di Indonesia pada awal abad ke-16.

Imperialisme kuno terjadi antara tahun 1400 dan 1750-an yang kemudian dilanjutkan oleh imperialisme modern.

Dalam penerapannya, imperialisme kuno mempunyai tiga tujuan, yakni 3G atau gold, glory, dan gospel. Berikut penjelasannya:

  1. Gold merupakan tujuan untuk mencari kekayaan berupa logam mulia, perak, emas, serta rempah-rempah

  2. Glory merupakan tujuan untuk meraih kejayaan negeri induk.

  3. Gospel merupakan tujuan menyebarkan ajaran agama Nasrani.

Penerapan tujuan 3G tersebut terlihat saat bangsa Portugis menginjakkan kaki pada abad ke-16 di Indonesia.

Adanya semangat mencapai 3G, terutama misi gold, membuat bangsa Portugis menjelajahi samudra demi mendapat kekayaan berupa rempah-rempah yang di zaman tersebut sangat berharga.

Kondisi tersebut juga menyebabkan banyak bangsa Eropa mempunyai wilayah kekuasaan sendiri, yang menjadi simbol dari misi glory.

Tak hanya itu, datangnya bangsa Portugis ke Indonesia juga membawa misi suci dari gereja yang termasuk ke dalam misi gospel. Inilah mengapa, ketika bangsa Portugis menerapkan imperialisme di Indonesia, mereka juga menyebarkan ajaran agama Katolik.

Setelah bangsa Portugis, berbagai negara lain turut menyusul untuk mempraktikkan imperialisme, mulai dari Inggris, Belanda, Spanyol, sampai Prancis.

Dari praktik imperialisme kuno tersebut, berbagai bangsa yang bersangkutan melakukan berbagai hal untuk mencapai ketiga tujuan yang sudah ditetapkan. Hal tersebut tentu memberi dampak berarti bagi kehidupan bangsa Indonesia.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai tujuan imperialisme kuno yang sebaiknya dimengerti.(LAU)