35 Contoh Penerapan Nilai Setiap Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memuat lima sila yang masing-masing memiliki nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.
Simak berbagai contoh penerapan nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini.
Contoh Penerapan Nilai Setiap Sila Pancasila
Nur Alfitra Mappunna dalam buku berjudul Rakyat Adalah Kunci : Pikiran-pikiran tentang Demokrasi, Kebhinekaan, dan Semangat Kebangsaan menjelaskan bahwa Pancasila adalah norma yang mendasar pada suatu negara yang menjadikannya sebagai sumber dari segala norma.
Artinya, penerapan nilai dari setiap sila dalam Pancasila tidak boleh ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun inilah contoh penerapan nilai setiap sila Pancasila, antara lain:
1. Sila Pertama : Ketuhanan yang Maha Esa
Percaya kepada Tuhan yang Maha Esa.
Melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.
Menghormati agama orang lain.
Taat beribadah.
Tidak melakukan penistaan agama.
Menjaga kerukunan antar agama dengan senantiasa menghargai orang lain.
Bertutur kata yang baik.
2. Sila Kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Tidak melakukan diskriminasi kepada orang lain.
Membeli produk dalam negeri.
Membela keadilan dan kebenaran.
Tidak bersikap seenaknya sendiri dengan orang lain.
Aktif mengikuti kegiatan sosial.
Menjaga sopan santun di mana pun berada.
Tidak berbuat rasisme kepada orang lain yang berbeda suku, agama, ras, dan sebagainya.
3. Sila Ketiga : Persatuan Indonesia
Tidak mencela adat, suku, dan budaya suku lain.
Hormat kepada orang yang lebih tua.
Mengikuti kejuaraan internasional dengan membawa nama Indonesia, seperti badminton, cerdas cermat, dan lainnya
Membantu orang ketika mengalami kesusahan, misalnya membantu orang yang kehabisan bensin di jalan.
Memajukan pergaulan sesuai identitas bangsa.
Berteman dengan siapa pun tanpa membeda-bedakan.
Belajar dengan giat.
4. Sila Keempat : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/perwakilan.
Mengikuti musyawarah di kelas, di kantor dan lainnya.
Menerima dan menjalankan keputusan yang disepakati dengan baik.
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
Ikut dalam pemilihan umum.
Musyawarah dengan hati nurani tanpa melakukan kekerasan.
Ikhlas dan lapang dada dengan keputusan yang disetujui bersama.
Ikut pemilihan OSIS di sekolah.
5. Sila Kelima : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Tidak membully teman atau rekan kerja.
Menghargai karya orang lain, dengan tidak melakukan plagiat.
Tidak melakukan korupsi.
Menghormati guru dan teman saat di sekolah.
Bekerja sama menjalankan tugas kelompok.
Mengerjakan tugas dengan jujur.
Tidak membedakan orang dari kondisi dan status ekonomi.
Itulah berbagai contoh penerapan nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Ek)
