4 Alasan Bahasa Melayu Diangkat Menjadi Bahasa Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Melayu mempunyai peranan penting dalam penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Maka dari itu, mengetahui alasan bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia adalah hal penting agar tahu akan sejarah bahasa nasional.
Menurut Mamonto dalam Sejarah Perkembangan Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia, bahasa Melayu adalah lingua franca di Indonesia. Artinya, bahasa Melayu menjadi bahasa perantara dalam berkomunikasi.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar alasan bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, simak artikel berikut!
Alasan Bahasa Melayu Diangkat Menjadi Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional di Indonesia yang telah lahir pada Kongres Pemuda II atau Kongres Sumpah Pemuda dan ditetapkan di tanggal 18 Agustus 1945. Dalam sejarahnya, bahasa Indonesia sendiri merupakan hasil adopsi dari bahasa Melayu yang tergolong sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia.
Lantas, apa alasan bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia? Pada dasarnya, bahasa Melayu adalah lingua franca di Indonesia yang telah berlaku selama berabad-abad. Hal ini karena beberapa faktor, antara lain:
Karakteristik masyarakat Sriwijaya yang suka dengan kegiatan perdagangan.
Wilayah Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha pada zaman dahulu.
Bahasa Melayu banyak dijadikan sebagai bahasa pengantar pada berbagai lembaga pendidikan.
Bahasa Melayu dijadikan sebagai bahasa resmi selama pertemuan antara organisasi-organisasi kedaerahan, khususnya pasca tumbuhnya kesadaran diri akan pentingnya rasa kebangsaan pada diri pemuda.
Cara Melestarikan Bahasa Indonesia
Perlu diketahui bahwa adopsi bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia adalah perjuangan para pahlawan dan pemuda semasa pra-kemerdekaan. Maka dari itu, tugas kita adalah melestarikannya.
Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan bahasa Indonesia adalah:
Memperbanyak kosakata bahasa Indonesia melalui kebiasaan membaca.
Membiasakan diri untuk menggunakan gaya bahasa baku bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Mengetahui perkembangan bahasa Indonesia.
Memperdalam pengetahuan seputar struktur kalimat serta penggunaan kata yang tepat.
Membiasakan diskusi bersama teman maupun kolega menggunakan bahasa Indonesia yang benar.
Mengurangi kebiasaan menggunakan bahasa gaul yang tidak sesuai KBBI.
Nah, itulah sejumlah alasan bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia. Mulai saat ini, mari tingkatkan kebiasaan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang tepat agar lebih lestari. [ENF]
