Konten dari Pengguna

4 Budaya Korea Selatan yang Masih Lestari hingga Kini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi budaya korea selatan. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi budaya korea selatan. Sumber: pixabay

Korea Selatan menjadi negara mendunia yang sangat populer hampir dua dasawarsa belakangan ini. Budaya Korea Selatan yang masih lestari hingga kini antara lain rumah khas hanok dan pakaian tradisional hanbok.

Dikutip dari buku Budaya Pop: Komunikasi dan Masyarakat karya Nigar Pandrianto, budaya Korea selatan yang populer hingga mendunia mencakup berbagai bidang diantaranya musik yang populer dengan sebutan K-Pop, tarian, seni rupa hingga sastra yang banyak dipelajari oleh masyarakat di luar Korea Selatan itu sendiri.

Negara Korea Selatan juga memiliki kemauan keras dalam mengembangkan kebudayaan negara khasnya. Selain itu kondisi geografis dan kondisi alamnya juga membuat budaya negara Korea Selatan ini menjadi sangat unik.

Budaya Korea Selatan yang Masih Lestari Hingga Kini

Ilustrasi budaya korea selatan. Sumber: pixabay

Berikut penjelasan mengenai apa saja budaya Korea Selatan yang masih lestari hingga kini:

1. Rumah Tradisional Hanok

Hanok mempunyai keunikan yang khas dari segi arsitekturnya yang cenderung bersifat artistik yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hal itu yang membuat pemerintah Korea Selatan membuat pemugaran pada desa tertentu di wilayah Korea Selatan untuk dijadikan destinasi wisata yang bersifat cagar budaya.

2. Pakaian Tradisional Hanbok

Hanbok umumnya menggunakan bahan yang memiliki warna yang cerah dan beraneka ragam. Pakaian tradisional Korea Selatan hingga kini masih sering dipakai dalam berbagai kegiatan, diantaranya yaitu dalam acara keluarga, pernikahan hingga festival budaya di berbagai negara.

3. Street Food

Negara Korea Selatan memiliki jajanan pinggir jalan yang kayak akan ciri khasnya. Umumnya jajanan pinggir jalan yang terdapat di kawasan Korea Selatan dibuka dalam tenda semi permanen, mobil bak terbuka hingga tenan dalam rumah kecil yang disediakan meja dan kursi untuk para pelanggannya.

4. Boryeong Mud

Boryeoung Muda adalah festival lumpur yang diadakan di bulan Juli setiap tahunnya dan berlangsung selama dua pekan. Festival yang sudah ada semenjak tahun 1998 ini menjadi tradisi yang dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan kulit.

Dalam festival Boryeong Mud, masyarakat yang mengikutinya akan melakukan berenang dalam kolam lumpur, pijatan lumpur, akupuntur hingga pergulatan lumpur.

Demikian penjelasan mengenai budaya Korea Selatan yang masih lestari hingga kini. (ARH)