4 Contoh Identifikasi dalam Sosiologi dan Proses-Prosesnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Identifikasi dalam sosiologi adalah suatu proses mendapatkan gambaran realitas terkait permasalahan sosial. Adapun salah satu contoh identifikasi dalam sosiologi, yaitu ethnic identification.
Glaser dalam Dynamics of Ethnic Identification menyebutkan bahwa identifikasi etnik dilakukan untuk mengetahui gambaran realitas dari suatu etnik.
Untuk memahami lebih lanjut seputar contoh identifikasi dalam sosiologi, baca artikel ini sampai habis.
Contoh Identifikasi dalam Sosiologi
Identifikasi adalah suatu proses ketika seseorang berusaha mencari gambaran realitas dari suatu peristiwa atau perilaku. Adapun beberapa contoh identifikasi dalam sosiologi, antara lain.
1. Identifikasi Defensif
Salah satu contoh identifikasi dalam sosiologi adalah identifikasi defensif, yaitu suatu bentuk identifikasi yang terjadi karena adanya rasa takut dalam diri seseorang.
Misalnya, ketika seorang penakut berusaha mengidentifikasi dirinya agar menjadi petarung, maka dirinya akan mampu menghadapi rasa takut tersebut.
2. Identifikasi Kelas
Contoh identifikasi dalam sosiologi berikutnya adalah identifikasi kelas, yaitu bentuk identifikasi mengenai kelas sosial tertentu.
Contohnya adalah ketika seorang peserta didik berusaha mengikuti perilaku atau tingkah laku yang ditunjukkan oleh pendidik.
3. Identifikasi Etnis
Contoh identifikasi dalam sosiologi selanjutnya adalah identifikasi etnis, yaitu suatu bentuk identifikasi yang ditujukan terhadap kelompok etnis tertentu.
Misalnya, masyarakat Tinghoa yang hidup di Surabaya cenderung berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa sehingga mereka dapat berbaur dengan masyarakat Jawa asli.
4. Identifikasi Perkembangan
Contoh identifikasi dalam sosiologi yang terakhir adalah identifikasi perkembangan atau identifikasi positif. Identifikasi menjadikan seorang individu yang sebelumnya bergantung terhadap orang lain menjadi lebih mandiri.
Misalnya, saat anak-anak yang di masa kecil bergantung dengan orang tuanya, maka ketika dewasa, dirinya berusaha mengembangkan diri dan hidup mandiri.
Proses Identifikasi dalam Sosiologi
Proses identifikasi mempunyai tiga tahapan. Adapun proses identifikasi dalam sosiologi, antara lain.
Tahap identifikasi, yaitu suatu proses seseorang untuk mengenali masalah yang tengah dihadapi. Proses ini dilakukan secara objektif maupun subjektif.
Tahap diagnosis, yaitu suatu proses yang dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab dari suatu permasalahan sehingga menghasilkan latar belakang masalah.
Tahap penyelesaian masalah, yaitu suatu proses identifikasi yang dilakukan untuk menindaklanjuti hasil diagnosis. Proses ini tidak hanya dilakukan untuk menyelesaikan masalah, tetapi juga mencegah terjadinya masalah lainnya.
Demikian penjelasan seputar contoh identifikasi dalam sosiologi dan proses-prosesnya. [ENF]
