Konten dari Pengguna

4 Fakta Menarik Candi Sawentar di Kabupaten Blitar

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi candi sawentar. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi candi sawentar. Foto: Pexels

Candi Sawentar terletak di atas lahan seluas 1.565 m² di Dusun Centong, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro yang dibangun sebagai tempat pemujaan atau semedi.

Ingin tahu lebih lanjut tentang Candi Sawentar? Simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Fakta Menarik Candi Sawentar

Ilustrasi candi sawentar. Foto: Pexels

Penemu

Dalam buku Candi Indonesia: Seri Jawa karya Edi Sedyawati, dituliskan kalau Candi Sawentar pertama kali ditemukan oleh P. J. Perquin pada tahun 1915.

Kala itu, candi tersebut masih tertimbun lahar dan setelah selesai digali pada 1920, Perquin memberi uraian tentang dasar dan juga profil Candi Sawentar.

Candi ini menghadap ke Barat dengan ukuran 9,55 x 7,10 meter dengan tinggi 10,65 meter dari awalnya diperkirakan setinggi 15 meter di atas lahan dengan luas 1.565 m².

Ragam Hias

Kepala kala yang dimiliki hampir sama dengan kepala kala Candi Kidal, menghiasi bagian atas pintu candi dan tiga buah relung di selatan, timur, dan utara.

Candi Sawentar memiliki beraneka ragam hias yang terpahat di dindingnya. Salah satunya adalah motif cangkang yang juga mirip dengan yang ada di Candi Kidal.

Selain itu, ada ragam hias garuda di depan yoni di ruang dan motif di sayap burung si pipi tangga. Dulunya juga dikatakan kalau ada juga sebuah arca yang membawa padi.

Latar Belakang

Mengenai latar belakang Candi Sawentar, ada yang mengatakan bahwa candi tersebut bersifat waisnawa atau candi yang digunakan untuk memuja Dewa Wisnu.

Namun, ada juga kemungkinan kalau sifat keagamaan sama dengan Candi Kidal, yakni Hindu Saiwa, karena adanya motif garuda dan naga pada pipi tangga.

Tampak juga bagian bawah atau bagian kaki candi terdapat motif sayap burung dan ragam hias salib Portugis yang belum selesai dikerjakan.

Pemugaran

Setelah ditemukan pertama kali, Candi Sawentar juga sempat dipugar pada tahun 1991 oleh Pemerintah Kabupaten Blitar dan dipugar lagi pada tahun 1992 oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Timur.

Demikian adalah berbagai fakta menarik tentang Candi Sawentar yang terletak di Blitar, Jawa Timur. (SP)