Konten dari Pengguna

4 Latar Belakang Perang Makassar yang Meletus pada 1666

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Perang Makassar (Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Perang Makassar (Pixabay)

Perang Makassar yang meletus pada tahun 1666 merupakan salah satu konflik bersejarah yang mengguncang wilayah Indonesia pada abad ke-17.

Untuk memahami lebih dalam tentang peristiwa tersebut, penting untuk menggali latar belakang Perang Makassar tersebut.

Sejarah Perang Makassar

ilustrasi Perang Makassar (Pixabay)

Mengutip buku Makassar abad XIX karya Edward Lamberthus Poelinggomang, Perang Makassar merupakan konflik bersenjata antara Kesultanan Gowa-Tallo dan Belanda yang diwakili oleh Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Perang ini berlangsung selama selama tiga tahun, dimulai pada 15 Desember 1666 ketika Laksamana Cornelis Spelman dari VOC menyerang banteng Sumba Opu, dan berakhir pada 1969 ketika VOC dan Kerajaan Bone beraliansi melawan Gowa.

Berbagai Latar Belakang Perang Makassar

Perlu dipahami bahwa Perang Makassar ini bukanlah sekadar benturan antara dua kekuatan, melainkan juga hasil dari berbagai latar belakang yang kompleks.

Berikut ini adalah berbagai factor penting yang melatarbelakangi terjadinya Perang Makassar:

1. Persaingan Dagang VOC dengan Kerajaan Gowa

Salah satu latar belakang utama perang ini adalah persaingan dagang antara VOC dan Kerajaan Gowa.

Gowa, sebagai pusat perdagangan yang penting di kawasan timur Indonesia, menjadi sumber kekayaan yang sangat diincar oleh VOC.

2. Keinginan VOC untuk Memonopoli Perdagangan Indonesia Timur

VOC, sebagai perusahaan dagang Belanda yang memiliki kekuatan ekonomi dan militer yang besar, memiliki ambisi untuk memonopoli perdagangan di wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur.

Hal ini membuat mereka berusaha keras untuk menekan persaingan dari pesaing-pesaingnya, termasuk Kerajaan Gowa.

3. Intimidasi terhadap Para Pedagang yang Bekerjasama dengan Gowa

VOC juga menggunakan intimidasi terhadap para pedagang yang bersekutu dengan Kerajaan Gowa. Tindakan ini bertujuan untuk memutuskan hubungan dagang antara Gowa dan pihak lain, sehingga memperlemah posisi ekonomi Gowa.

4. Blokade terhadap Kapal dari Gowa

Blokade terhadap kapal-kapal dagang yang berasal dari Gowa juga menjadi salah satu pemicu konflik.

Tindakan ini menyulitkan Kerajaan Gowa dalam menjalankan aktivitas perdagangan mereka, sehingga menimbulkan ketegangan yang semakin memanas.

Dengan memahami berbagai latar belakang Perang Makassar tersebut, menjadi jelas bahwa perang Makassar tidak sekadar dipicu oleh satu faktor tunggal.

Latar belakang perang ini merupakan hasil dari akumulasi ketegangan politik, ekonomi, dan militer antara VOC dan Kerajaan Gowa pada masa tersebut. (AZ)