4 Pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng beserta Jawabannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng yang perlu diketahui? Kerajaan Buleleng berdiri sekitar pertengahan abad ke-17 dan menjadi salah satu kerajaan bercorak Hindu di Bali Utara atau tepatnya di wilayah Singaraja.
Mari simak beberapa pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng beserta jawabannya yang penting diketahui!
Pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng
Kerajaan Buleleng dibentuk dengan cara menyatukan seluruh wilayah Bali Utara atau sebelumnya dikenal sebagai kawasan Den Bukit. Kerajaan tersebut dibangun oleh I Gusti Anglurah Panji Sakti yang berdiri saat eksistensi Kerajaan Majapahit makin memudar.
Setelah hampir dua abad berkuasa, akhinya pada abad ke-19, masa pemerintahan Kerajaan Buleleng berakhir. Penyebabnya karena kerajaan tersebut jatuh ke tangan Belanda pada 1849. Demikian ulasan dalam situs p2k.stekom.ac.id.
Berikut berbagai pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng yang masih sering ditanyakan serta penjelasan lengkapnya.
1. Siapa Saja Raja Kerajaan Buleleng?
Raja dari Kerajaan Buleleng yang terkenal, antara lain:
I Gusti Anglurah Panji Sakti
Gusti Panji Gede Danudarastra
Gusti Alit Panji
Gusti Ngurah Panji
Gusti Ngurah Jelantik
Gusti Ngurah Karangasem
Anak Agung Pahang
Gusti Made Oka Sori
Gusti Ngurah Made Karangasem
I Gusti Anak Agung Made Rai
Gusti Ketut Jelantik
Anak Agung Putu Jelantik
Anak Agung Nyoman Panji Tisna
Anak Agung Nyoman Panji Jelantik
2. Bagaimana Sejarah Kerajaan Buleleng?
I Gusti Anglurah Panji Sakti merupakan seorang putra penguasa Kerajaan Gelgel. Saat itu, Panji Sakti yang dikhawatirkan akan menggeser posisi pewaris takhta diasingkan ke kampung halaman ibunya di kawasan Den Bukit, Bali Utara.
Di tempat tersebut, Panji Sakti akhirnya malah dinobatkan sebagai raja pada 1660 karena berhasil menyatukan seluruh wilayah Den Bukit. Kerajaan tersebut lalu diberi nama Kerajaan Buleleng. Di bawah kepemimpinannya, kerajaan berhasil meraih puncak kejayaan.
Kekuasaan Buleleng makin meluas hingga Blambangan di ujung Jawa Timur. Tak hanya itu, Kerajaan Buleleng juga mempunyai bandar dagang yang ramai dan berperan sebagai penyalur hasil bumi dari para saudagar Bali ke berbagai wilayah.
3. Apa Penyebab Runtuhnya Kerajaan Buleleng?
Runtuhnya Kerajaan Buleleng disebabkan adanya serangan dari Belanda. Kala itu, Kerajaan Buleleng dipimpin oleh I Gusti Made Karangasem. Ia memimpin peperangan melawan Belanda.
Pada 1848, angkatan laut Belanda kembali menyerang kerajaan hingga akhirnya Buleleng menyerah usai Belanda menghancurkan Benteng Jagaraga.
4. Apa Saja Peninggalan Kerajaan Buleleng?
Beberapa peninggalan Kerajaan Buleleng yang terkenal, yaitu Masjid Agung Jami, Kampung Bugis, Perempatan Agung, dan Pelabuhan Buleleng.
Demikian beberapa pertanyaan tentang Kerajaan Buleleng serta jawabannya. Ini penting dipelajari untuk menambah wawasan tentang sejarah kerajaan di nusantara. (DN)
