Konten dari Pengguna

4 Pertanyaan tentang Sila ke-4 beserta Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan tentang sila ke-4. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan tentang sila ke-4. Foto: Unsplash

Apa saja pertanyaan tentang sila ke 4? Ada lima prinsip dalam Pancasila dengan simbol dan maknanya masing-masing. Salah satunya, yaitu sila ke-4 yang berlambang kepala banteng.

Mari simak beberapa pertanyaan tentang sila ke-4 beserta jawaban lengkapnya dalam ulasan berikut.

Pertanyaan tentang Sila ke-4

Ilustrasi pertanyaan tentang sila ke-4. Foto: Pixabay

Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia. Dalam catatan sejarah, pembentukan Pancasila dilakukan oleh BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Sidang pertama BPUPKI yang membahas tentang perumusan dasar negara Indonesia berlangsung pada 29 Mei 1945. Sementara, pada sidang berikutnya tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidatonya tentang gagasan awal Pancasila sebagai dasar negara.

Melansir pasla.jambiprov.go.id, simbol dan makna tiap-tiap sila dalam Pancasila harus dipahami oleh seluruh warga negara Indonesia, termasuk sila ke-4 yang berlambang kepala banteng.

Inilah pertanyaan tentang sila ke-4 yang sering ditanyakan serta penjelasannya.

1. Bagaimana Bunyi Sila ke-4?

Bunyi sila ke-4 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

2. Apa Makna Sila ke-4?

  • Tidak memaksakan kehendak pada orang lain

Setiap orang mempunyai hak untuk berpendapat. Orang lain tak boleh memaksakan kehendaknya sebab masing-masing individu bebas dalam mengemukakan pendapat sekaligus bertindak.

  • Mengutamakan kepentingan negara serta masyarakat

Setiap keputusan yang diambil harus memerhatikan kepentingan bersama dan berdasarkan prinsip musyawarah mufakat.

  • Memprioritaskan budaya musyawarah dalam pengambilan keputusan

Keputusan yang diambil harus berdasarkan keputusan bersama.

  • Bermusyawarah hingga mencapai kesepakatan dilandasi semangat kekeluargaan

Semangat kekeluargaan harus dijunjung tinggi dalam mencapai kata sepakat.

3. Mengapa Kepala Banteng Menjadi Simbol Sila ke-4?

Simbol sila ke-4 adalah kepala banteng yang dimaknai sebagai sikap suka bekerja sama, menjunjung tinggi gotong royong, dan saling membantu. Seperti diketahui bahwa banteng dikenal sebagai hewan yang senang berkumpul dan berjiwa sosial tinggi.

4. Apa Saja Contoh Perilaku yang Melambangkan Sila ke-4?

  • Aktif memberikan pendapat ketika bermusyawarah.

  • Menerima saran, kritik, serta menghormati hasil musyawarah yang disepakati bersama kendati berbeda dengan pendapat pribadi.

  • Tidak memaksakan kehendak pribadi pada orang atau kelompok lain.

  • Mengikuti pemilihan umum atau tidak memilih (golput).

  • Menghargai tiap pendapat yang berbeda dalam musyawarah.

Demikian pertanyaan tentang sila ke-4 lengkap dengan jawabannya. Tiap sila dalam Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (DN)