Konten dari Pengguna

4 Prestasi Kabinet Djuanda Selama Masa Jabatannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Prestasi Kabinet Djuanda. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Prestasi Kabinet Djuanda. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com

Kabinet Djuanda dikenal juga sebagai Kabinet Karya yang menjabat pada 9 April 1957 hingga 10 Juli 1959.

Selama masa jabatannya, ada berbagai prestasi Kabinet Djuanda yang berhasil diraih. Apa saja? Simak selengkapnya di sini.

Prestasi Kabinet Djuanda

Ilustrasi Prestasi Kabinet Djuanda. Sumber: Yaomil Akbar/Pexels.com

Kabinet Djuanda merupakan salah satu kabinet pemerintahan Indonesia yang pertama kali diumumkan pada 8 April 1957.

Abdurakhman dan Arif Pradono dalam buku berjudul Buku siswa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA menjelaskan bahwa Kabinet Djuanda disebut sebagai Kabinet Karya. Karena program kerja yang terkenal dengan nama Panca Karya.

Selama masa jabatannya, ada berbagai prestasi Kabinet Djuanda yang berhasil dicapai. Berikut penjelasannya.

1. Membentuk Dewan Nasional

Sesuai dengan hasil Konsepsi Presiden, sejak Juni 1957 dibentuklah Dewan Perancang Nasional (Depernas).

Drs. Anwar Kurnia dalam buku berjudul IPS Terpadu SMP Kelas IX menjelaskan bahwa Dewan Nasional dibentuk pada masa Kabinet Djuanda dalam upaya menumbuhkan ekonomi rakyat.

Berdasarkan Undang-Undang Darurat No.7 1957 tentang Dewan Nasional, tugas Dewan Nasional adalah untuk memberikan nasihat kepada pemerintah tentang kenegaraan dan kemasyarakatan, baik atas permintaan pemerintah maupun atas inisiatif sendiri.

Dewan Nasional mempunyai anggota 45 orang yang diketuai oleh Presiden Soekarno. Dengan demikian dewan ini dapat membantu jalannya roda pemerintahan serta bisa menjaga stabilitas politik.

2. Mencetuskan Deklarasi Djuanda

Deklarasi Djuanda dicetuskan tanggal 13 Desember 1957 oleh Djuanda Kartawidjaja selaku perdana menteri Indonesia kala itu. Deklarasi Djuanda mengatur tentang batas wilayah kepulauan di Indonesia.

Deklarasi tersebut kemudian dikuatkan dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 prp. Tahun 1960 tentang perairan Indonesia.

Isi deklarasi tersebut salah satunya adalah menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia, termasuk laut sekitarnya, yang berada di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan dengan wilayah NKRI.

Deklarasi Djuanda ini disetujui oleh berbagai negara yang ada di dunia pada tahun 1982, meski ada juga beberapa negara yang menolaknya.

Deklarasi Djuanda juga dipertegas dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan.

3. Menumpas Pemberontakan PRRI Semesta

Salah satu prestasi yang paling mencolok adalah Kabinet Djuanda mampu menumpas pemberontakan yang dilakukan oleh PRRI Permesta. Pemberontakan berhasil diredam oleh TNI saat itu.

4. Menjalankan Musyawarah Nasional atau Munas

Punggawa Kabinet Djuanda menjalankan Musyarawah atau Munas di Gedung Proklamasi, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 tanggal 10-14 September 1957.

Tujuannya untuk membahas masalah pembangunan nasional dan daerah, angkatan perang, serta pembagian atau pemekaran kawasan RI.

Demikian penjelasan tentang prestasi Kabinet Djuanda yang perlu diketahui. Semoga membantu! (Ek)