Konten dari Pengguna

5 Budaya yang ada di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Budaya yang ada di Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Mitch Hodiono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Budaya yang ada di Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Mitch Hodiono

Budaya yang ada di Indonesia sangat beragam. Kondisi itu dapat terjadi karena Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas, mulai dari Sabang sampai dengan Merauke.

Salah satu contoh budaya yang ada di Indonesia adalah Peusijuek. Peusijuek merupakan upacara adat Aceh yang memiliki tujuan untuk bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena harapannya telah tercapai.

5 Budaya yang ada di Indonesia

Ilustrasi Budaya yang ada di Indonesia. Sumber: Unsplash.com/Ridho Ibrahim

Budaya yang ada di di Indonesia merupakan topik pembahasan yang sangat panjang. Kondisi itu dapat terjadi karena Negeri Zamrud Khatulistiwa tersebut mempunyai wilayah yang terbentang luas, mulai dari daerah Sabang sampai Merauke.

Walaupun termasuk pembahasan panjang, bukan berarti masyarakat Indonesia tidak dapat mengenal budayanya dalam waktu singkat. Guna menambah pengetahuan tentang budaya bangsa, berikut adalah penjelasan ringkas mengenai lima budaya di Indonesia:

1. Peusijuek

Peusijuek merupakan salah satu upacara adat yang ada di Indonesia, tepatnya di Aceh. Upacara tersebut memiliki tujuan untuk bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena harapan telah tercapai.

Peusijuek biasanya dilaksanakan ketika prosesi pernikahan, akan menuntut ilmu, naik jabatan, mempunyai rumah baru, dan berbagai pencapaian hidup. Upacara adat tersebut dipimpin oleh tokoh agama serta tokoh adat setempat.

2. Midodareni

Midodareni merupakan tradisi pernikahan dalam budaya Jawa. Tradisi tersebut biasanya dilaksanakan di tempat calon pengantin perempuan.

Ketika Midodareni berlangsung, setiap orang akan duduk-duduk sambil berbincang-bincang. Acara midodareni diselenggarakan pada malam hari ketika seseorang mempunyai hajat (akan menikah).

3. Bakar Batu

Mengutip dari buku Papua Memanggil, Diasa (2019: 57), Bakar Batu adalah prosesi khas masyarakat Papua berupa ritual memasak bersama-sama. Tradisi tersebut sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu.

Bakar Batu bermula ketika ada sepasang suami istri yang mengalami kebingungan untuk mengolah hasil kebunnya karena tidak ada panci untuk memasak. Akhirnya, ide memasak menggunakan batu pun muncul.

4. Mappacci

Mappacci merupakan tradisi pernikahan dalam budaya Bugis. Mappacci merupakan prosesi membersihkan jiwa raga menjelang hari pernikahan.

Tujuan prosesi tersebut adalah agar calon pengantin siap menempuh hidup baru. Mappacci biasanya dilaksanakan di rumah masing-masing calon pengantin.

5. Tedhak Siten

Tedhak Siten merupakan tradisi dalam budaya Jawa. Mengutip dari buku Serba-serbi Tumpeng, Gardjito (2010: 69), Tedhak Siten berarti turun ke tanah, yaitu saat pertama kalinya anak menginjakkan kakinya ke tanah.

Upacara adat tersebut biasanya dilakukan ketika anak berusia 7 x 35 hari (7 selapan). Upacara tersebut menggunakan 7 jadah dalam 7 warna, yaitu putih, merah, kuning, biru, hijau, hitam, dan cokelat.

Setelah menyimak pemarapan di atas, diketahui bahwa budaya yang ada di Indonesia sangat beragam, mulai dari daerah Sabang sampai Merauke. Lima contoh budaya tersebut adalah Peusijuek, Midodareni, Bakar Batu, Mappacci, dan Tedhak Siten. (AA)