Konten dari Pengguna

5 Cara Manusia Purba Berkomunikasi dan Peninggalannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Manusia Purba Berkomunikasi, Foto: Pexels/AXP Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Manusia Purba Berkomunikasi, Foto: Pexels/AXP Photography

Cara manusia purba berkomunikasi adalah aspek penting dalam memahami evolusi bahasa dan perkembangan sosial manusia purba.

Sebelum adanya bahasa verbal yang kompleks seperti sekarang, manusia purba menggunakan berbagai metode komunikasi untuk menyampaikan maksud, kebutuhan, atau peringatan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip situs e-library.upj.ac.id, manusia purba disebut juga dengan prehistoric people (manusia prasejarah). Manusia purba merupakan manusia yang hidup pada zaman belum mengenal tulisan.

Cara Manusia Purba Berkomunikasi

Ilustrasi Cara Manusia Purba Berkomunikasi, Foto: Pexels/Diego F. Parra

Bagaimana manusia purba berkomunikasi? Bentuk komunikasi yang digunakan manusia purba berbeda dengan cara komunikasi manusia modern saat ini. Berikut adalah penjelasan mengenai bagaimana manusia purba berkomunikasi:

1. Bahasa Isyarat dan Gerakan Tubuh

Sebelum adanya bahasa verbal, manusia purba diperkirakan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat atau gerakan tubuh.

Manusia purba menyampaikan maksud dengan menunjuk, melambaikan tangan, atau menunjukkan ekspresi wajah untuk menyatakan perasaan seperti marah, takut, atau senang.

2. Suara dan Ucapan Sederhana

Seiring perkembangan fisik manusia purba, terutama struktur mulut dan tenggorokan, kemampuannya untuk menghasilkan suara menjadi lebih baik.

Manusia purba mulai menggunakan suara-suara tertentu seperti dengusan, geraman, atau teriakan untuk memberi peringatan atau berkoordinasi saat berburu.

Manusia purba jenis Homo habilis dan Homo erectus diperkirakan telah memiliki kemampuan mengeluarkan suara sederhana.

3. Bahasa Lisan yang Sederhana

Jenis manusia purba yang lebih maju seperti Homo neanderthalensis dan Homo sapiens awal diyakini telah menggunakan bentuk bahasa verbal yang lebih kompleks meskipun belum sehalus bahasa modern.

Bahasa ini kemungkinan terdiri dari kata-kata sederhana untuk mendeskripsikan objek, aktivitas, atau emosi.

4. Simbol dan Gambar

Komunikasi manusia purba juga dilakukan melalui simbol atau gambar. Hal ini terlihat dari peninggalan berupa lukisan di dinding gua yang digunakan untuk menyampaikan cerita, ritual, atau kehidupan sehari-hari. Misalnya:

  1. Lukisan gua di Leang-Leang, Sulawesi Selatan: Diperkirakan berusia sekitar 40.000 tahun, menunjukkan gambar tangan dan hewan seperti babi rusa.

  2. Lukisan di Gua Altamira (Spanyol) dan Lascaux (Prancis): Menggambarkan adegan berburu dan hewan, sebagai bentuk komunikasi visual.

5. Alat Bunyi-bunyian

Manusia purba juga menciptakan alat bunyi seperti seruling primitif dari tulang atau benda-benda yang menghasilkan suara untuk keperluan komunikasi atau ritual.

Contohnya adalah seruling yang ditemukan di situs Divje Babe, Slovenia, yang dibuat oleh Homo neanderthalensis sekitar 43.000 tahun lalu.

Peninggalan Komunikasi Manusia Purba

Ilustrasi Cara Manusia Purba Berkomunikasi, Foto: Pexels/Yigithan Bal

Beberapa peninggalan yang menunjukkan jejak komunikasi manusia purba antara lain:

  1. Lukisan Gua: Sebagai media untuk menyampaikan informasi atau kegiatan berburu.

  2. Simbol atau Ukiran di Batu: Bentuk awal dari simbol tertulis.

  3. Seruling dan Alat Musik Primitif: Digunakan dalam ritual atau komunikasi jarak jauh.

  4. Alat-Alat Batu: Tidak hanya sebagai alat kerja, tetapi juga menunjukkan kemampuan manusia purba dalam berbagi informasi tentang teknologi.

Cara manusia purba berkomunikasi tidak hanya mencerminkan kecerdasannya, tetapi juga menunjukkan bagaimana interaksi sosial membantu membangun peradaban. (Fikah)

Baca juga: 5 Manusia Purba Tertua di Indonesia