5 Contoh Konflik Intergroup dalam Perusahaan untuk Dihindari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam suatu perusahaan, terjadinya konflik antar kelompok atau tim adalah hal wajar. Sebab, setiap bagian dari perusahaan tentu akan saling bekerja sama. Adapun salah satu contoh konflik intergroup dalam perusahaan adalah akibat perbedaan gaya kepemimpinan.
Melita dalam Hubungan Person Organization Fit dan Transformational Leadership Den Gan Intergroup Conflict pada Karyawan PT Pelabuhan Indonesia III (PERSERO) menyampaikan bahwa adanya konflik intergroup bisa menyebabkan penurunan produktivitas perusahaan.
Nah, untuk mengetahui lebih lanjut seputar contoh konflik intergroup dalam perusahaan, baca artikel berikut ini.
Contoh Konflik Intergroup dalam Perusahaan
Setiap pekerjaan yang ada di dalam perusahaan tentu tak selalu berjalan mulus, pasti akan ada konflik kecil maupun besar yang timbul, termasuk antar kelompok.
Berikut ini adalah beberapa contoh konfik intergroup dalam perusahaan yang perlu dihindari:
1. Konflik Gaya Kepemimpinan
Salah satu contoh konfik intergroup dalam perusahaan adalah masalah terkait gaya kepemimpinan. Setiap manajer perusahaan atau ketua departemen tentu mempunyai gaya kepemimpinan berbeda-beda.
Apabila setiap manajer departemen mempunyai gaya kepemimpinan berbeda dan berdampak pada kinerja timnya, maka bisa memicu konflik antar kelompok.
2. Konflik saat Mengerjakan Pekerjaan
Contoh konflik intergroup dalam perusahaan berikutnya adalah masalah yang terjadi ketika sedang mengerjakan pekerjaan atau proyek. Dalam suatu proyek, tentu akan ada kolaborasi antar tim.
Nah, apabila pembagian pekerjaan tidak sesuai beban, ekspektasi berbeda, hingga perbedaan prioritas, maka bisa menimbulkan konflik. Bahkan, konflik ini juga rentan memicu konflik antar individu.
3. Konflik Diskriminasi
Contoh konfik intergroup dalam perusahaan lainnya adalah diskriminasi kelompok. Kondisi ini tergolong sebagai masalah serius, tetapi rentan terjadi dalam perusahaan.
Hal yang biasa terjadi ketika adanya diskriminasi adalah perlakuan tidak adil atau penolakan pengubahan lokasi kerja pada karyawan.
4. Konflik Kepribadian
Setiap karyawan perusahaan tentu mempunyai kepribadian berbeda-beda. Bahkan, perbedaan kepribadian ini juga bisa menjadi suatu masalah ketika ada kelompok yang terbiasa menggosipkan kelompok lain di tempat kerja.
Nah, contoh konfik intergroup dalam perusahaan ini bisa membuat ketidakrukunan atau ketidakharmonisan antar tim dalam perusahaan, bahkan sinergi antar tim juga dapat hilang.
5. Konflik Perbedaan Pendapat
Contoh konfik intergroup dalam perusahaan yang terakhir adalah perbedaan pendapat pada dua tim dalam suatu rapat. Perbedaan ide atau pendapat umumnya adalah suatu hal wajar.
Biasanya, perbedaan pendapat ini terjadi ketika setiap tim mempunyai tujuan berbeda. Maka dari itu, ketika terjadi perbedaan pendapat, setiap tim perlu memikirkan kedua ide tersebut dengan bijak.
Demikian beberapa contoh konfik intergroup dalam perusahaan yang sering terjadi. [ENF]
