5 Contoh Tradisi pada Masyarakat Kutai Kartanegara yang Unik

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kutai Kartanegara adalah salah satu kabupaten yang terdapat di Kalimantan Timur dan mempunyai banyak tradisi yang masih dipertahankan masyarakatnya. Adapun beberapa contoh tradisi masyarakat Kutai Kartanegara adalah Naek Ayun dan festival adat Erau.
Hubaib dalam Peran Festival Erau sebagai Penguatan Identitas Sosial Melalui Kearifan Lokal menyebutkan bahwa festival Erau adalah suatu bentuk pesta budaya yang dilaksanakan masyarakat Kutai Kartanegara untuk mempertahankan tradisinya.
Apabila ingin tahu penjelasan lengkap mengenai contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara, cari tahu informasinya dalam bacaan ini.
Contoh Tradisi pada Masyarakat Kutai Kartanegara
Masyarakat Kutai Kartanegara masih memegang teguh tradisi yang diturunkan oleh nenek moyang. Adapun beberapa contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara adalah:
1. Ritual Naek Ayun
Salah satu contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara adalah ritual Naek Ayun. Pelaksanaan ritual ini ditujukan untuk bayi setelah pemberian nama. Tujuan upacara adat ini adalah agar bayi bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri saat dewasa nanti.
2. Upacara Belenggang
Contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara selanjutnya adalah upacara belenggang yang dilaksanakan untuk ibu hamil ketika usia kandungan memasuki 7 bulan. Pelaksanaan upacara ini dilakukan dengan posisi ibu terlentang di kasur, lalu dilenggang dengan sarung oleh 5 orang bergantian. Tujuan pelaksanaan tradisi ini adalah agar pinggang ibu semakin longgar, sehingga diharapkan proses persalinan bisa lancar.
3. Festival Adat Erau
Festival adat Erau juga termasuk sebagai contoh tradisi yang masih diselenggarakan oleh masyarakat Kutai Kartanegara. Pesta rakyat ini biasanya digelar di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara di pertengahan tahun.
Sebelum pelaksanaan festival tersebut, masyarakat akan menyelenggarakan beberapa ritual adat terlebih dulu dan hiburan. Pelaksanaan pesta rakyat ini pertama kali diselenggarakan saat ritual tijak tanah serta mandi ke tepian di masa Aji Batara Agung Dewa Sakti masih balita.
4. Upacara Kwangkey
Contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara lainnya adalah upacara kwangkey. Upacara adat ini tergolong sebagai acara inti dari upacara kematian. Diperkirakan bahwa persiapan penyelenggaraan upacara ini membutuhkan biaya mahal, karena memerlukan banyak persembahan.
5. Belian Sentiu
Contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara yang terakhir adalah belian Sentiu. Upacara adat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengobati orang sakit. Adapun pemimpin upacaranya dinamakan dengan pawing.
Demikian penjelasan tentang contoh tradisi pada masyarakat Kutai Kartanegara yang perlu diketahui. [ENF]
