Konten dari Pengguna

5 Dampak Imperialisme di Bidang Ekonomi bagi Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak imperialisme di bidang ekonomi. Sumber: Carlos Pernalete Tua/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak imperialisme di bidang ekonomi. Sumber: Carlos Pernalete Tua/pexels.com

Imperialisme adalah suatu fenomena penjajahan terhadap negara lain demi memperoleh kekuasaan serta keuntungan besar. Adapun dampak imperialisme di bidang ekonomi bagi masyarakat Indonesia adalah timbulnya monopoli perdagangan.

Singoringo dalam Perdagangan Rempah-Rempah Pada Masa Kolonial Belanda Di Nusantara (1602-1789) menyebutkan bahwa monopoli perdagangan di Indonesia diterapkan selama Belanda menduduki Indonesia untuk melakukan perdagangan rempah-rempah.

Untuk memahami lebih lanjut seputar dampak imperialisme di bidang ekonomi, simak selengkapnya di artikel berikut.

Dampak Imperialisme di Bidang Ekonomi

Ilustrasi dampak imperialisme di bidang ekonomi. Sumber: David McBee/pexels.com

Imperialisme adalah suatu praktik penjajahan terhadap negara lain demi memperoleh kekuasaan serta keuntungan besar. Fenomena ini juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia selama dijajah oleh bangsa Eropa dan memberikan berbagai dampak, termasuk di bidang ekonomi.

Adapun sejumlah dampak imperialisme di bidang ekonomi di Indonesia antara lain:

1. Pembangunan Perbankan Modern

Salah satu dampak imperialisme di bidang ekonomi di Indonesia adalah adanya pembangunan perbankan modern. Di masa penjajahan Belanda, berdiri Bank van Courant. Hal ini memberikan pengaruh baik bagi Indonesia dan perkembangan perekonomian di bidang keuangan.

2. Hadirnya Kongsi Dagang

Dampak imperialisme di bidang ekonomi berikutnya adalah hadirnya kongsi dagang Belanda. Tujuan dari kedatangan kongsi dagang Belanda tersebut adalah untuk mendapatkan rempah-rempah dan memperoleh keuntungan.

3. Melakukan Monopoli Perdagangan

Dampak imperialisme di bidang ekonomi berikutnya adalah melakukan monopoli perdagangan. Hal ini berkaitan dengan kedatangan VOC sebagai kongsi dagang asal Belanda.

Demi memperoleh keuntungan, VOC melakukan monopoli perdagangan dengan membeli rempah-rempah milik masyarakat lokal dengan harga murah agar bisa menjualnya dengan harga tinggi.

4. Pembangunan Infrastruktur

Dampak imperialisme di bidang ekonomi lainnya adalah pembangunan infrastruktur mulai berjalan. Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia bukan hanya memberikan pengaruh buruk, tetapi juga memberikan efek positif dari segi infrastruktur.

Pasalnya, di masa ini, banyak infrastruktur yang dibangun. Hal ini juga mendorong bangsa Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

5. Dikenalnya Sistem Ekonomi Uang

Dampak imperialisme di bidang ekonomi yang terakhir adalah dikenalnya sistem ekonomi uang. Pasalnya, sebelum kedatangan bangsa Eropa, bangsa Indonesia belum menggunakan sistem mata uang, tetapi barter. Usai masuknya bangsa Eropa, masyarakat pun perlahan-lahan mulai mengenai sistem ekonomi uang.

Demikian sederet informasi mengenai dampak imperialisme di bidang ekonomi di Indonesia. [ENF]