5 Jenis-jenis Tradisi Pernikahan Unik yang Ada di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada dasarnya, setiap daerah di Indonesia mempunyai tradisi pernikahan yang berbeda-beda. Adapun salah satu jenis-jenis tradisi pernikahan yang ada di Indonesia adalah di Suku Minangkabau yang menganjurkan pihak perempuan untuk melamar laki-laki.
Menurut Nugroho dan Mufidah, dalam Pluralisme Hukum dalam Tradisi Perkawinan Sasuku pada Masyarakat Minang, tradisi pernikahan di Minang melarang adanya perkawinan sasuku.
Apabila ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait jenis-jenis tradisi pernikahan unik di Indonesia, simak penjelasannya dalam artikel ini.
Jenis-jenis Tradisi Pernikahan di Indonesia
Masyarakat Indonesia mempunyai tradisi pernikahan yang unik dan menarik. Adapun beberapa jenis-jenis tradisi pernikahan yang unik di Indonesia adalah:
1. Pengadangan
Salah satu jenis tradisi pernikahan di Indonesia adalah pengadangan. Tradisi ini dilaksanakan oleh masyarakat Suku Ogan yang hidup di dataran tinggi Sumatera Selatan. Masyarakat suku ini menjalankan tradisi pernikahan berupa mempelai laki-laki akan diberikan tantangan untuk menemui mempelai perempuan dengan selendang panjang. Dirinya perlu membawa sejumlah benda yang diminta penjaga agar dapat bertemu.
2. Lamaran dari Pihak Perempuan
Jenis tradisi pernikahan di Indonesia selanjutnya adalah lamaran dari pihak perempuan yang dianut masyarakat adat Minangkabau. Jadi, pihak perempuan harus berkunjung ke keluarga calon mempelai laki-laki sekaligus bertukar buah tangan sebagai tanda pengikat antara keduanya.
3. Kawan Colong
Jenis tradisi pernikahan yang menarik di Indonesia lainnya adalah kawin colong. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Suku Osing, Banyuwangi teruntuk pasangan yang belum memperoleh restu dari kedua orang tuanya.
Jadi, pihak laki-laki akan menculik calon mempelai perempuan selama kurang lebih 24 jam. Setelah itu, dirinya memilih orang kepercayaan (Colong) untuk bernegosiasi dengan pihak keluarga perempuan.
4. Palang Pintu
Jenis tradisi pernikahan yang unik di Indonesia berikutnya adalah palang pintu. Tradisi asal Suku Betawi ini dilakukan dengan pihak mempelai laki-laki mendatangi kediaman mempelai perempuan bersama sekelompok orang. Menariknya, untuk memasuki rumah mempelai perempuan, rombongan laki-laki harus berbalas pantun terlebih dulu dengan pihak mempelai perempuan.
5. Kromojati
Jenis tradisi pernikahan di Indonesia yang terakhir adalah kromojati yang dilakukan masyarakat Gunung Kidul, khususnya daerah Desa Bohol. Tradisi ini dilakukan dengan menanam 5 bibit pohon jati sebagai mahar sekaligus wujud melestarikan lingkungan.
Demikian informasi mengenai jenis-jenis tradisi pernikahan di Indonesia. [ENF]
