5 Jenis Manusia Purba yang Fosilnya Ditemukan di Afrika

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benua Afrika menjadi salah satu lokasi penemuan manusia purba yang cukup banyak. Apa saja jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika? Salah satunya adalah Australopithecus Afarensis.
Ward dalam penelitiannya bertajuk Interpreting the Posture and Locomotion of Australopithecus Afarensis: Where Do We Stand? mengungkapkan bahwa Australopithecus Afarensis dianggap sebagai manusia purba dengan fosil tertua yang pernah ditemukan.
Apabila ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika, simak penjelasannya di artikel berikut.
Manusia Purba yang Fosilnya Ditemukan di Afrika
Afrika termasuk benua dengan penemuan fosil manusia purba terbanyak. Lantas, apa saja jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika? Berikut ini adalah sejumlah jenis manusia purba dengan fosil ditemukan di benua Afrika:
1. Australopithecus Anamensis
Salah satu jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika adalah Australopithecus Anamensis yang fosilnya ditemukan di Teluk Allia, Afrika Timur. Adapun ciri-ciri manusia purba ini adalah:
Memiliki kapasitas otak 365-370 cc.
Bipedal dan pandai memanjat.
Wajahnya cenderung menonjol.
Memiliki rahang rata dan agak lebar.
Panjang lengannya sekitar 265-277 mm.
Liang telinganya memiliki diameter sempit.
2. Ardipithecus Ramidus
Jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika selanjutnya adalah Ardipithecus Ramidus. Manusia purba ini ditemukan di Ethiopia, Afrika Timur tahun 1994. Penemunya adalah Tim D. White, antropolog asal Amerika yang bekerja sama dengan Gen Suwa (Jepang) dan Berhane Asfaw (Etiophia).
Adapun ciri-ciri manusia purba Ardipithecus Ramidus adalah:
Mempunyai tinggi 120 cm.
Berat badan rata-rata sekitar 50 kg.
Menggunakan batu kasar.
Gigi taring bawah lebih besar dan rahang menonjol.
3. Australopithecus Boisei
Jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika berikutnya adalah Australopithecus Boisei. Beberapa ciri-ciri Austrapithecus Boisei, yaitu:
Memiliki volume otak sekitar 450 hingga 550 cc.
Mempunyai kening menonjol dan tonjolan di bagian belakang kepala.
Mempunyai tubuh kekar serta tegap.
4. Australopithecus Afarensis
Jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika lainnya adalah Australopithecus Afarensis. Manusia ini pertama kali ditemukan tahun 1930-an dan penemuan terbesarnya pada 1974. Beberapa ciri-cirinya, antara lain:
Mempunyai tinggi sekitar 120 cm.
Volume otaknya berkisar antara 380-530 cc.
Memiliki leher dan rahang kuat.
Memiliki tangan lebih panjang daripada kaki.
5. Australopithecus Africanus
Jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika berikutnya adalah Australopithecus Africanus. Fosilnya ditemukan tahun 1924 dengan ciri-ciri:
Tinggi badan sekitar 115-138 cm.
Memiliki gigi taring kecil.
Bentuk tubuh cenderung ramping.
Memiliki volume otak berkisar 435-530 cc.
Demikian beberapa jenis manusia purba yang fosilnya ditemukan di Afrika untuk menambah wawasan. [ENF]
