Konten dari Pengguna

5 Mitos Gunung Fuji yang Masih Dipercaya Masyarakat Jepang

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mitos Gunung Fuji yang Masih Dipercaya Masyarakat Jepang, Foto: Unsplash/Filiz Elaerts
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mitos Gunung Fuji yang Masih Dipercaya Masyarakat Jepang, Foto: Unsplash/Filiz Elaerts

Mitos Gunung Fuji tak kalah menarik karena gunung ikonik Jepang ini tidak hanya menjadi simbol nasional, tetapi juga kaya akan legenda dan cerita rakyat.

Dari kisah roh penunggu hingga larangan-larangan spiritual yang diyakini masyarakat setempat, berita terkait mitos Gunung Fuji selalu mencuri perhatian.

Mengutip situs www.jreast.co.jp, Gunung Fuji setinggi 3.776 meter adalah gunung tertinggi di Jepang dan simbol nasional yang disegani. Keindahannya menginspirasi karya seni seri terkenal “Tiga Puluh Enam Pemandangan Gunung Fuji” oleh Hokusai.

Mitos Gunung Fuji

Ilustrasi Mitos Gunung Fuji yang Masih Dipercaya Masyarakat Jepang, Foto: Unsplash/Victor Pot

Gunung Fuji yang tampak damai dan megah ini ternyata menyimpan sisi lain yang tak kalah memikat dari cerita-cerita leluhur. Mitos Gunung Fuji yang masih dipercaya masyarakat Jepang sangat kaya dan melekat kuat dalam budaya serta kepercayaan lokal, yaitu:

Gunung Fuji sebagai Tempat Bersemayam Para Dewa

Dalam kepercayaan Shinto, Gunung Fuji dianggap suci dan dihormati sebagai tempat tinggal para dewa, khususnya dewi yang terkait erat dengan gunung ini.

Gunung Fuji bukan hanya objek alam, tetapi juga rumah spiritual yang menjadi sumber keberanian dan kedamaian batin bagi banyak orang Jepang.

Legenda Putri Kaguya dan Obat Keabadian

Salah satu mitos terkenal adalah cerita Putri Kaguya, yang ditemukan dalam batang bambu.

Dalam kisah tersebut, Kaguya memberikan obat keabadian (fushi no kusuri) kepada suaminya, namun obat itu dibakar di puncak Gunung Fuji karena kebersamaan lebih berharga daripada hidup kekal. Dari sinilah nama "Fujiyama" atau Gunung Abadi berasal.

Makhluk Gaib Sokou dan Letusan Gunung Fuji

Ada legenda tentang makhluk gaib bernama Sokou, yang merupakan gabungan ayam jantan dan ular yang sangat besar dan berbahaya.

Konon, letusan Gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.

Makhluk ini dipercaya dikurung di dasar gunung oleh seorang ahli ilmu gaib, dan keberadaannya masih dihormati oleh masyarakat Jepang.

Hutan Aokigahara dan Kisah Mistis Bunuh Diri

Di kaki Gunung Fuji terdapat Hutan Aokigahara yang dikenal angker dan menjadi tempat bunuh diri kedua terbanyak di dunia.

Hutan ini menyimpan berbagai mitos, termasuk cerita tentang roh penasaran dan praktik "ubasute" (meninggalkan orang tua di tempat terpencil). Keangkeran hutan ini menjadi bagian dari cerita mistis Gunung Fuji.

Ritual dan Pendakian Spiritual

Pendakian Gunung Fuji dianggap sebagai perjalanan spiritual untuk mencapai kedamaian batin dan pencerahan.

Sejak zaman kuno, ada ritual untuk menenangkan roh api dan menjaga keseimbangan alam di gunung ini.

Gunung Fuji juga dianggap sebagai tempat sakral yang tidak boleh diinjak oleh manusia biasa sebelum agama Buddha masuk ke Jepang.

Mitos Gunung Fuji ini menjadikan Gunung Fuji bukan sekadar ikon alam, tetapi juga simbol spiritual dan budaya yang sangat dihormati oleh masyarakat Jepang hingga saat ini. (Fikah)

Baca juga: Mitos Gunung Manglayang dan Cerita Mistis yang Masih Diyakini Masyarakat