5 Mitos Menabrak Burung saat Naik Motor di Kalangan Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat burung tiba-tiba tertabrak motor, sebagian pengendara akan langsung merasa cemas. Mitos menabrak burung saat naik motor sering dikaitkan dengan firasat buruk atau pertanda musibah yang akan terjadi.
Kepercayaan ini tumbuh dari cerita turun-temurun yang masih dipercaya hingga kini. Burung dianggap sebagai makhluk pembawa pesan alam yang memiliki hubungan spiritual dengan hal gaib dan nasib manusia.
Meski belum terbukti secara ilmiah, banyak pengendara tetap meyakini mitos tersebut. Beberapa bahkan memilih berhenti, merenung, atau melakukan ritual demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Mitos Menabrak Burung saat Naik Motor
Berdasarkan berbagai sumber, termasuk jurnal “Slametan Metri Studi Kasus di Dusun Ngelgok Desa Kranding Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri” (h. 177) karya Mustakim, berikut adalah mitos menabrak burung saat naik motor:
1. Pertanda Akan Mengalami Musibah
Banyak orang percaya bahwa menabrak burung saat naik motor merupakan pertanda akan mengalami musibah dalam waktu dekat. Kepercayaan ini membuat pengendara merasa waspada dan khawatir setelah kejadian tersebut.
Mitos ini berkembang karena burung dianggap sebagai makhluk pembawa pesan dari alam gaib. Ketika burung tertabrak, dipercaya bahwa ada peringatan yang harus diwaspadai untuk mencegah hal buruk terjadi nantinya.
2. Pertanda Akan Mengalami Kesialan
Masyarakat juga percaya bahwa menabrak burung membawa kesialan pribadi, seperti kehilangan barang atau mengalami kecelakaan kecil setelahnya. Kepercayaan ini membuat beberapa pengendara merasa lebih berhati-hati di perjalanan.
Meski tak sepopuler mitos sial setelah menabrak kucing, kesialan ini dianggap sebagai efek lanjutan dari kejadian menabrak burung. Hal ini membuat banyak orang memilih melakukan ritual tertentu untuk menghilangkan pengaruh negatif.
3. Pertanda Kunjungan atau Pesan Malaikat
Karena burung dikenal membawa pesan tertentu dari alam gaib, kejadian menabrak burung saat naik motor dipercaya sebagai bentuk komunikasi ilahi—di mana malaikat memberikan peringatan atau petunjuk penting bagi pengendara.
Kepercayaan ini menempatkan burung sebagai perantara yang mengarahkan seseorang untuk lebih waspada terhadap sesuatu yang genting. Pesan tersebut dapat berupa tanda untuk mengambil keputusan bijak dalam hidup.
4. Tanda Akhir dan Potensi Penyakit
Mitos menabrak burung saat naik motor bisa jadi tanda akhir dari masa sulit atau pertanda akan penyakit yang dirasakan. Kejadian ini dianggap sebagai peringatan agar pengendara segera berhenti melakukan sesuatu yang merugikan.
Secara spiritual, menabrak burung mengingatkan manusia akan kecelakaan dan kematian. Hal ini dimaknai sebagai teguran bagi orang yang masih diberi kesempatan hidup untuk segera menata kesehatan fisik dan kekuatan iman.
5. Menghancurkan Pertanda Buruk
Dalam beberapa kepercayaan, menabrak burung dianggap sebagai cara alam untuk menghancurkan pertanda buruk yang mengintai. Burung yang tertabrak dipercaya telah menggagalkan datangnya malapetaka bagi pengendara.
Mitos ini membawa harapan positif bahwa kejadian tersebut bukanlah hal yang merugikan, melainkan justru pertanda baik yang patut disyukuri. Pengendara dianjurkan untuk tetap percaya diri dan optimis menjalani hari-hari berikutnya.
Itulah sejumlah mitos menabrak burung saat naik motor di kalangan masyarakat. Meski penuh kepercayaan, pembaca diharap bijak menyikapi dan mengutamakan keselamatan saat berkendara setiap waktu. (NF)
Baca juga: Mitos Burung Cucak Ijo yang Sering Dianggap Membawa Keberuntungan
