Konten dari Pengguna

5 Negara Pelopor KAA untuk Lepas dari Kolonialisme

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi negara pelopor KAA. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi negara pelopor KAA. Sumber foto: Unsplash

Konferensi Asia Afrika atau KAA yang diselenggarakan pada 18-24 April 1995, tidak lepas dari lima negara pelopor atau penggagas, yakni Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, India, dan Myanmar.

Pertemuan ini sendiri dilakukan untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara di Asia dan Afrika, mempertahankan kedaulatan, melawan imperialisme, hingga melawan rasialisme.

Negara Pelopor KAA agar Terlepas dari Kolonialisme

Ilustrasi pelopor KAA. Sumber foto: Unsplash

Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang diselenggarakan pada 18 hingga 24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Dilansir dari situs Asian Africa Museum, pertemuan bersejarah ini dilatarbelakang oleh berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945, namun tetap terjadi Perang Dingin di antara Blok Barat dan Timur.

Seperti yang diketahui, hampir sebagian besar negara-negara di Asia Afrika merupakan bekas jajahan bangsa Eropa dan Amerika. Lalu, pada masa itu, masih banyak negara Asia Afrika yang belum mendapatkan hak kemerdekaan.

Akhirnya, peristiwa inilah yang mendorong bangsa-bangsa di Asia Afrika untuk bersatu dan menciptakan rasa solidaritas, serta menjalin persatuan dengan diselenggarakannya KAA di Bandung.

Konferensi Asia Afrika sendiri dipelopori atau digagas oleh lima negara utama. Siapa saja mereka? Berikut ini penjelasannya.

1. Indonesia

Indonesia turut memegang peran dalam terwujudnya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Pasalnya, negara ini menjadi tuan rumah sekaligus penggagas utama Konferensi Asia Afrika.

Selain itu, salah satu tokoh penting di Indonesia, yakni Ali Sastroamidjojo, merupakan orang yang meyakinkan sejumlah negara di Asia Afrika untuk turut ikut menyelenggarakan KAA.

2. Sri Lanka

Sri Lanka juga turut ikut memainkan peran dalam Konferensi Asia Afrika. Sebagai negara yang telah mengalami kolonialisme, semangat untuk merdeka pun semakin berkobar setelah mendengar KAA.

3. Pakistan

Pakistan juga menjadi salah satu negara yang menjadi pelopor KAA. Partisipasi Pakistan dalam KAA menjadi contoh komitmen mereka untuk menjaga dan mempromosikan perdamaian.

4. India

Sebagai negara terbesar di Asia Selatan, India turut ikut menjadi pelopor KAA. Hal ini dilatarbelakangi oleh perjuangan melawan penjajahan Inggris, hingga akhirnya merdeka pada 1947.

5. Myanmar

Negara pelopor KAA terakhir adalah Myanmar yang saat itu dikenal sebagai Burma. Alasan di balik turut ikutnya Myanmar adalah untuk berbicara tentang hak kemanusiaan yang telah direnggut.

Itulah dia 5 negara pelopor atau penggagas Konferensi Asia Afrika. Semoga membantu!