Konten dari Pengguna

5 Organisasi Kepemudaan yang Lahir dalam Rentang Waktu 1915-1924

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Lahir dalam Rentang Waktu 1915 sampai 1924. Sumber: Unsplash.com/Papaioannou Kostas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Lahir dalam Rentang Waktu 1915 sampai 1924. Sumber: Unsplash.com/Papaioannou Kostas

Ada banyak organisasi kepemudaan yang lahir dalam rentang waktu 1915 sampai 1924. Dua di antaranya adalah Jong Java dan Sekar Rukun.

Jong Java atau Tri Koro Dharmo merupakan organisasi perkumpulan pemuda pertama yang dibentuk atas petunjuk Budi Utomo pada 17 Maret 1915. Kemudian, Sekar Rukun merupakan organisasi para Pelajar Sunda.

Organisasi Kepemudaan yang Lahir dalam Rentang Waktu 1915 sampai 1924

Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Lahir dalam Rentang Waktu 1915 sampai 1924. Sumber: Unsplash.com/Annie Spratt

Pada awal tahun 1900-an, ada banyak organisasi kepemudaan yang lahir di Indonesia. Salah satu pencetus berdirinya organisasi-organisasi tersebut adalah Budi Utomo.

Budi Utomo merupakan organisasi yang didirikan oleh dr. Soetomo pada 20 Mei 1908. Pendirian organisasi tersebut berdasarkan ide dari dr. Wahidin Sudirohusodo.

Keberadaan Budi Utomo di Indonesia ternyata membangkitkan semangat pemuda untuk membentuk berbagai macam organisasi. Berikut adalah lima organisasi kepemudaan yang lahir dalam rentang waktu 1915 sampai 1924:

1. Jong Java

Jong Java merupakan organisasi kepemudaan yang semula bernama Tri Koro Dharmo. Mengutip dari buku Pahlawan Indonesia, Tim Media Pusindo (2008:154), Tri Koro Dharmo adalah perkumpulan pemuda yang pertama kali berdiri.

Perkumpulan tersebut dibentuk berdasarkan petunjuk Budi Utomo pada 17 Maret 1915 oleh dr. Satiman Wiryosanjoyo. Pada tahun 1918, perkumpulan pun berganti nama menjadi Jong Java.

2. Jong Sumatranen Bond

Organisasi kepemudaan selanjutnya adalah Jong Sumatranen Bond. Organisasi ini didirikan di Jakarta oleh para pelajar dari Sumatra.

Jong Sumatranen Bond berdiri pada tahun 1917. Adapun tujuan organisasi kepemudaan ini adalah mempererat tali persaudaraan di antara para pelajar Sumatra yang menempuh pendidikan di Jakarta.

3. Sekar Rukun

Mengutip dari buku Sejarah untuk SMP dan MTS Kelas VIII, Soeyono dan Sudarini (2008: 88), Sekar Rukun didirikan oleh para pelajar Sunda. Sekar Rukun didirikan oleh para pelajar Sekolah Guru di Batavia pada tanggal 26 Oktober 1919.

4. Taman Siswa

Kembali mengutip dari buku Tim Media Pusindo (2008:154), Taman Siswa didirikan pada 1922 oleh Soewardi Soeryaningrat. Organisasi ini memiliki tujuan untuk mengembangkan edukasi serta kultural.

Tujuan tersebut terbukti dengan pendirian sekolah-sekolah di Taman Siswa. Pendidikan berjenjang di Taman Siswa pun berhasil melahirkan tokoh-tokoh yang berperan besar dalam pergerakan nasional.

5. Jong Minahasa

Jong Minahasa merupakan kelanjutan dari organisasi bernama Rukun Minahasa. Jong Minahasa terbentuk pada 24 April 1919 dengan tujuan untuk memupuk rasa nasionalisme serta persaudaraan di antara pelajar Sulawesi.

Demikian jelas bahwa ada banyak organisasi kepemudaan yang lahir dalam rentang waktu 1915 sampai 1924. Secara umum, organisasi tersebut mempunyai tujuan baik, seperti persatuan, persaudaraan, serta pendidikan. (AA)