5 Permainan Tradisional Jawa Barat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permainan tradisional Jawa Barat banyak dimainkan anak-anak hingga remaja pada zaman dahulu.
Dikutip dari buku Direktori Permainan Tradisional Kabupaten Banyuasin oleh Irwan P. Ratu, permainan tradisional adalah permainan yang umum dimainkan anak-anak. Sebagian besar permainan tradisional dimainkan secara berkelompok.
Umumnya, permainan tradisional mengandung ciri kedaerahan sesuai tradisi budaya setempat, termasuk Jawa Barat.
Permainan Tradisional Jawa Barat
Berikut adalah berbagai permainan tradisional Jawa Barat:
1. Adu Muncang
Adu muncang adalah permainan tradisional yang populer di wilayah Tasikmalaya. Permainan ini dimainkan dengan menyusun dua muncang secara vertikal. Pada bagian atas, diletakkan bambu yang dipegang dua pemain. Hasilnya, muncang terjepit.
Setelah posisi muncang dipastikan tidak berubah, bambu dipukul benda keras. Jika biji muncang pecah, maka dinyatakan kalah.
2. Gatrik
Permainan tradisional Jawa Barat berikutnya adalah gatrik. Permainan ini dilakukan beregu dengan dua batang bambu. Cara bermain gatrik adalah satu kelompok memiliki rugas melempar bambu, sedangkan kelompok lain menangkap bambu.
Apabila bambu berhasil ditangkap, pemain dapat bertukar posisi. Dalam permainan ini, kelincahan, kecepatan, dan ketangkasan akan terlatih dengan baik.
3. Oray-orayan
Istilah oray-orayan mengacu pada arti ular-ularan. Pasalnya, permainan ini hampir sama dengan permainan ular naga. Biasanya, permainan ini dimainkan 7 sampai 10 orang, atau bahkan mencapai 20 orang.
Terdapat dua pemain yang menjadi terowongan, sedangkan pemain lain akan berbaris memegang bahu pemain lain sambil berjalan meliuk-liuk melalui terowongan.
4. Sasalimpetan
Permainan tradisional Jawa Barat selanjutnya adalah sasalimpetan. Di dalam permainan ini, terdapat lagu dengan pemain sedikitnya 2 anak.
Cara memainkan sasalimpetan adalah berpegangan tangan dengan pemain lain serta tidak boleh terlepas. Setiap pemain berjalan di bawah tangan pemain lain secara bergantian sambil menyanyikan lirik lagu "Sasalimpetan".
5. Anjang-anjangan
Dalam permainan anjang-anjangan, terdapat seni dan kreativitas asal Jawa Barat. Pemain memainkan peran dalam kegiatan rumah tangga. Biasanya, permainan ini banyak diminati anak perempuan. Pemain bisa memilih peran ayah, ibu, kakak, maupun adik.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai permainan tradisional Jawa Barat.(LAU)
