5 Potensi SDA Kelautan di Indonesia yang Bisa Dimanfaatkan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah laut yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah daratannya. Tidak heran jika potensi SDA kelautan di Indonesia sangat melimpah dan kerap dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian.
Ketahui berbagai potensi SDA kelautan di Indonesia yang bisa dimanfaatkan dalam ulasan di bawah ini.
5 Potensi SDA Kelautan di Indonesia
Dikutip dari buku Sumberdaya Hayati Laut Indonesia karya Mugi Mulyono dkk. (2018), Indonesia adalah negara kepulauan dan maritim terbesar di dunia, dengan wilayah laut yang mencapai 5,8 juta km2 dan garis pantai sepanjang 81.000 km.
Wilayah laut ini menyimpan berbagai macam sumber daya alam (SDA) kelautan yang sangat beragam dan melimpah. Baik sumber daya yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan.
Berikut ini adalah beberapa potensi SDA kelautan di Indonesia yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun negara.
1. Perikanan Tangkap
Indonesia memiliki kekayaan hayati laut yang sangat tinggi, dengan sekitar 6.000 spesies ikan dan 800 spesies udang. Potensi perikanan tangkap Indonesia mencapai 12,54 juta ton per tahun, dengan nilai ekonomi sekitar Rp200 triliun per tahun.
2. Budi daya Laut
Budi daya laut adalah usaha untuk memelihara dan menumbuhkan organisme laut seperti ikan, udang, kerang, rumput laut, dan lain-lain di lingkungan alami atau buatan.
Budi daya laut tersebut dapat meningkatkan produksi perikanan, mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam, dan menciptakan lapangan kerja.
3. Terumbu Karang
Terumbu karang adalah ekosistem laut yang terbentuk dari sekumpulan hewan karang yang membentuk struktur keras berwarna-warni.
Terumbu karang memiliki fungsi ekologis, ekonomis, dan sosial yang sangat penting, seperti menyediakan habitat bagi berbagai makhluk hidup laut, melindungi pantai dari abrasi, dan menarik wisatawan.
Potensi terumbu karang Indonesia mencapai 2,5 juta hektar, dengan nilai ekonomi sekitar Rp375 triliun per tahun.
4. Mangrove
Mangrove adalah hutan yang tumbuh di daerah pasang surut pantai tropis dan subtropis.
Mangrove memiliki fungsi ekologis, ekonomis, dan sosial yang sangat penting, seperti menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah erosi tanah, dan menyediakan bahan pangan dan obat-obatan.
Potensi mangrove Indonesia mencapai 3 juta hektar, dengan nilai ekonomi sekitar Rp225 triliun per tahun.
5. Energi Laut
Energi laut adalah energi yang berasal dari sumber-sumber alam laut seperti arus laut, gelombang laut, pasang surut laut, dan perbedaan suhu air laut.
Energi laut kerap digunakans sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Baca juga: Mengenal Peta Sulawesi beserta Sumber Daya Alamnya
Demikian pembahasan mengenai berbagai potensi SDA kelautan di Indonesia tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. (WWN)
