Konten dari Pengguna

5 Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Ciri Khasnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Senjata Tradisional Jawa Tengah. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Senjata Tradisional Jawa Tengah. Sumber: Unsplash

Senjata tradisional Jawa Tengah dikenal mengandung makna kebudayaan yang dalam bagi Indonesia.

Dikutip dari Buku Pendamping Siswa Cerdas Modul PPKn oleh Sukamti, dahulu, masyarakat Indonesia memakai senjata tradisional untuk berburu hewan, melindungi diri, serta mengusir penjajah. Kini, senjata tradisional menjadi perlengkapan upacara adat dan beberapa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap wilayah di Indonesia mempunyai senjata tradisional yang berbeda. Lantas, apa saja senjata tradisional dari Jawa Tengah? Simak pembahasannya di sini.

Senjata Tradisional Jawa Tengah

Ilustrasi Senjata Tradisional Jawa Tengah. Sumber: Unsplash

Berikut ini berbagai senjata tradisional Jawa Tengah yang memiliki makna tersendiri.

1. Wedhung

Wedhung menjadi salah satu senjata tradisional khas Jawa Tengah dengan bentuk seperti pisau dan mata bilah tajam. Dilengkapi rangka kayu jati, senjata ini biasanya dipakai sebagai senjata tusuk.

2. Plintheng

Senjata tradisional Jawa Tengah berikutnya adalah plintheng atau ketapel. Umumnya, senjata ini terbuat dari kulit hewan, buah karet, atau kayu. Plintheng banyak dipakai untuk membidik burung atau sekedar hiburan.

3. Khudi

Khudi adalah peninggalan Banyumas dengan keistimewaan khusus. Terdapat mata berlekuk tiga serta perut depan yang khas. Tangkai khudi umumnya pendek dengan ukuran 65 sampai 80 cm.

Walaupun berukuran kecil, namun khudi mampu memotong benda keras sekalipun. Senjata ini banyak digunakan untuk memotong kayu, membentuk ukiran, dan berburu.

4. Kujang

Senjata tradisional Jawa Tengah selanjutnya adalah kujang. Kujang terbuat dari besi atau baja dengan bentuk melengkung serta memanjang pada sisi atasnya. Pada ujung senjata terdapat ukiran cantik.

Kujang menjadi gambaran dari tajamnya pola pikir dalam kehidupan serta keberanian dalam mempertahankan kebenaran dan hak.

5. Keris

Keris memiliki bentuk dan nilai yang mengandung makna filosofis. Gagangnya yang selalu menghadap ke kanan menjadi lambang kebenaran.

Sementara ujung gagang yang menunduk menjadi pengingat agar penggunanya selalu rendah hati dan menggunakan keris pada hal yang benar.

Di zaman dahulu, keris menjadi senjata untuk membunuh. Pembuatan keris menggunakan teknik tingkat tinggi serta material khusus. Senjata satu ini sering dihubungkan dengan kekuatan magis yang banyak dijadikan senjata pelindung atau jimat.

Demikian pembahasan mengenai senjata tradisional Jawa Tengah yang memiliki banyak makna. (LAU)